0 menit baca 0 %

Rembukkan Perihal Kurikulum MDTA, Kasi PD Pontren Adakan Rapat Bersama FKDT dan MK2MDT

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Seiring telah bergulirnya tahun ajaran baru 2025/2026, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) pun telah turut serta memasuki tahun ajaran yang sama. Dan dalam rangka untuk menyamakan isian daripada pengajarannya, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan Musyawarah Kepala...

Kampar (Kemenag) – Seiring telah bergulirnya tahun ajaran baru 2025/2026, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) pun telah turut serta memasuki tahun ajaran yang sama. Dan dalam rangka untuk menyamakan isian daripada pengajarannya, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan Musyawarah Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah (MK2MDT) Kecamatan se-Kabupaten Kampar lakukan rapat koordinasi.

Bertempat di aula mini Kantor Kemenag Kampar pada Kamis (24/07/2025), dengan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kampar, Maswir, rapat pun dibuka pada pukul 14.00 WIB sampai selesai.

“Demi membentuk satu tujuan dan satu kesatuan dalam rangka memberikan pelajaran-pelajaran untuk santri MDTA kita di Kab.Kampar, maka dari itu pertemuan ini kita adakan,” sambut Maswir.

Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang dikembangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) mencakup mata pelajaran Agama Islam seperti Al-Qur'an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, dan praktik ibadah. Kurikulum ini juga menekankan pada pengembangan akhlak mulia dan keterampilan sesuai kurikulum.

Mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam, pada Pasal 30 dikatakan tentang Proses Pembelajaran yang berisi :

(1) Proses pembelajaran pada pendidikan diniyah formal dilaksanakan dengan memperhatikan aspek ketercapaian kompetensi, sumber dan sarana belajar, konteks/lingkungan, dan psikologi peserta didik.

(2) Proses pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dirumuskan dalam perencanaan pembelajaran dan penilaian

Selain itu, rapat ini juga membahas seputar pelaksanaan Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah) yang rencananya akan diselenggarakan di bulan Desember 2025. Kasi PD Pontren sangat ingin melihat santri dari MDTA dari Kab.Kampar juga berkiprah di ajang bergengsi tersebut. 

Tak lupa, Maswir juga menghimbau kepada FKDT dan M2MDT Kampar ini untuk terus menyemarakkan kembali didikan subuh di tempat wilayah binaannya masing-masing.

(Cicy/Fatmi/Zaipul)