Meranti (Inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Sulman di dampingi Kepala Komite MAN 1 Kepulauan Meranti Drs. Ahmad Kamal serta Pengawas Madrasah Surasman resmikan Gelar Karya Proyek Penguatan Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil'Alamin (P5RA) MAN 1 Kepulauan Meranti.
Gelar Karya tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan pada pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII MAN 1 Kepulauan Meranti Tahun Pelajaran 2023/2024 di Gedung Afifa Sport Jalan Banglas Selatpanjang, Kamis(25/4/2024).
Gelar Karya P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil'alaamin) merupakan rangkaian puncak kegiatan dariย Implementasi Kurikulum Merdeka dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan.
Drs. H. Sulman pada kesempatannya berikan apresiasi kepada MAN 1 Kepulauan Meranti atas terselenggaranya gelar karya yang menampilkan hasil karya kreatif dari para siswa/i kelas X tersebut.
"Apresiasi kami berikan kepada para fasilitator P5RA dan juga siswa/i dengan karya-karya terbaiknya. Dengan implementasi kurikulum merdeka P5RA ini, bisa membangun kesadaran peserta didik untuk bersikap juga berperilaku ramah lingkungan dan diharapkan dapat mempelajari potensi krisis berkelanjutan yang terjadi di lingkungan sekitarnya", ucap Sulman.
Nuryaningsih, S.Pd selaku Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa terselenggaranya Gelar Karya P5RA Tema Hidup Berkelanjutan tersebut untuk memberikan inspirasi dalam membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan, sehingga mampu mengurangi limbah dan meningkatkan kreativitas mengolah limbah menjadi kerajinan.
Nelli Murni, S.Si selaku koordinator P5RA menjelaskan bahwa tema Gaya Hidup Berkelanjutan merupakan salah satu cara mengajak siswa/i untuk memahami pentingnya hidup berkelanjutan dan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dengan kelestarian lingkungan.
"Gelar karya P5RA dengan tema Hidup Berkelanjutan yang mengambil topik Peduli Lingkungan dan Pemanfaatan Sampah menghasilkan beberapa hasil karya diantaranya bucket bunga, vas bunga dari botol plastik, keranjang tas dari plastik kemasan, hydroponik, daur ulang kain perca, dan pengolahan pupuk kompos", ungkap Nelli lebih lanjut. (In)