0 menit baca 0 %

Riau Bedelau! Kepala MTsN 7 Ikuti Simposium Melayu Serumpun se-Asia Tenggara

Ringkasan: Pekanbaru ( Kemenag )---Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau, pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Simposium Melayu Serumpun yang diikuti oleh para delegasi dari enam negara serumpun: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam.Ke...

Pekanbaru ( Kemenag )---Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau, pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Simposium Melayu Serumpun yang diikuti oleh para delegasi dari enam negara serumpun: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Kegiatan bergengsi ini menjadi wadah silaturahmi intelektual dan budaya antarbangsa yang memiliki akar budaya Melayu. Dengan tema besar “Riau Bedelau”, Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan komitmen Riau untuk terus melaju dan memberikan kontribusi besar bagi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, melalui warisan budaya, pendidikan, dan kebudayaan Melayu yang inklusif.

 “Riau Bedelau bukan hanya slogan, tetapi semangat untuk melesat maju dan menjadi penerang bagi negeri dan serumpun,” ungkap Gubernur Riau saat membuka acara.

Dalam simposium ini, Kepala MTsN 7 Kampar, Deplianti, M.Pd., turut hadir mewakili dunia pendidikan madrasah, yang menjadi bagian penting dalam menjaga serta mengembangkan budaya Melayu di tengah tantangan zaman.

Kehadiran kepala madrasah dari Kampar ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama turut mengambil peran strategis dalam misi kebudayaan dan penguatan identitas bangsa.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan tokoh budaya, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara, serta membahas tema-tema strategis seperti: pelestarian bahasa Melayu, peran pendidikan dalam pewarisan budaya, diplomasi budaya serumpun, dan tantangan globalisasi terhadap jati diri Melayu.

Simposium ini diharapkan mampu memperkuat jejaring budaya serumpun dan menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu dunia ( Fatmi/Humas  MTsN 7 ).