Ribuan Personil Dikerahkan untuk Pengamanan Presiden pada MTQ Nasional XXIV di Ambon
Ringkasan:
Ambon (Humas)- Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan akan membuka secara resmi event MTQ Nasional XXIV di Ambon, hal itu terlihat dari simulasi pengamanan yang dilakukan TNI/POLRI, Senin (4/6) kemarin. Menurut Gubernur Maluku, Karel.A.Ralahalu, kepada wartawan Selasa (5/6)...
Ambon (Humas)- Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan akan membuka secara resmi event MTQ Nasional XXIV di Ambon, hal itu terlihat dari simulasi pengamanan yang dilakukan TNI/POLRI, Senin (4/6) kemarin.
Menurut Gubernur Maluku, Karel.A.Ralahalu, kepada wartawan Selasa (5/6) saat meninjau Tribun Merdeka, mengatakan bahwa pada 8 Juni nanti dipastikan Presiden RI akan berpastisipasi langsung dan sekaligus membuka secara resmi event MTQ Nasional XXIV. “Sudah pasti pada pembukaan MTQ Nasional XXIV ini, Presiden RI akan hadir dan sekaligus membuka dengan resmi event tersebut," tegasnya
Terkait persiapan sejumlah infrastrukur penunjang MTQ, Gubernur mengatakan kesiapan yang dilakukan sampai hari ini telah berada pada tahap finishing sehingga hal itu tidak lagi menjadi kendala serius.
Gubernur memastikan bahwa seluruh infrastruktur pendukung MTQ akan selesai pada 6 Juni besok, dan saat itu juga akan dilakukan pula gladi bersih terakhir dengan menampilkan seluruh pendukung acara hingga kesiapan-kesiapam fisik lainnya.
Sementara itu, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Winston P Simanjuntak selaku memimpin langsung Apel Kesiapan Operasi Pengamanan VVIP dalam Kunjungan kerja Presiden RI dalam rangka MTQ Nasional ke-XXIV yang dipusatkan di Lapangan upacara Lantamal IX Halong Ambon, operasi Pengamanan VVIP melibatkan pasukan TNI/Polri yang berjumlah 3.366 orang terdiri dari personil Paspampers, Kodam XVI/Pattimura dan jajaran, Lantamal IX Ambon dan jajaran, Lanud Pattimura dan jajaran, Polda Maluku dan jajaran. Selanjutnya dalam rangka tugas pengamanan MTQ, TNI BKO Polda terdiri dari : Kodam XVI/Pattimura dan jajaran sebanyak 491 orang, Lantamal IX 112 orang, Lanud 92 orang. (bm.com)