Kuansing(Kemenag) Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an terus digiatkan oleh para Penyuluh Agama Islam. Kali ini, Rimi Herlis, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Toar, melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimlu) pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di salah satu madrasah, Selasa (19/08/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh semangat. Mereka dibimbing langsung membaca Al-Qur’an mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga memperbaiki bacaan. Dengan metode yang komunikatif, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Rimi Herlis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk menumbuhkan generasi Qur’ani. “Mampu membaca Al-Qur’an adalah kebutuhan utama bagi setiap muslim. Dengan kegiatan ini kita berharap para siswa bisa menguasai bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar, serta menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Pihak madrasah memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut dan berharap program ini terus berlanjut, sehingga siswa-siswi semakin terampil membaca Al-Qur’an dan terhindar dari buta aksara Al-Qur’an.(Mas)