Kuansing (Kemenag) Dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur an di kalangan pelajar, Rimi Herlis selaku Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an di salah satu madrasah di Kecamatan Gunung Toar, Selasa (26/08/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dengan penuh antusias. Mereka dibimbing secara langsung oleh Rimi Herlis untuk mengenal huruf hijaiyah, melatih bacaan dasar, hingga memperbaiki makhraj dan tajwid. Proses pembelajaran dilakukan dengan metode bertahap agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Rimi Herlis dalam arahannya menyampaikan bahwa membaca Al-Qur an adalah kewajiban bagi setiap muslim, terlebih generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Semakin dini anak-anak kita diajarkan membaca Al-Qur an, semakin besar pula harapan mereka tumbuh menjadi generasi Qur ani yang berakhlak mulia, ungkapnya.
Pihak madrasah menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar program pemberantasan buta aksara Al-Qur an dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, para siswa tidak hanya cakap dalam ilmu umum, tetapi juga memiliki pondasi kuat dalam ilmu agama.(Mas)