Bengkalis (Kemenag) –
Pasangan Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi akhirnya dilantik oleh Kepala
MA Darussalam Romodin menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Daarussalam Periode
2024-2025 Kamis, 21 November 2024 di Aula MA Daarussalam Pematangduku Timur.
Pasangan Rizki Ramadani
dengan Amar Octa Zulkhairi yang memegang nomor urut 03 berhasil unggul terhadap
pasangan calon yang lain yakni Paslon no urut 01 M. Rizki Azzumar dan Neli
Nasoha, Paslon no urut 02 Rivana Syahrianti dan Aulia Ramadani, serta Paslon no
urut 04 Julian Syafikri dan M. Rizki Alfanzan.
Sebelumnya Rizki Ramadani
dan Amar Octa Zulkhairi terlebih dahulu harus mengikuti proses pemilihan ketua
dan wakil ketua OSIM di MA Daarussalam Pematangduku layaknya sebuah Pilkada.
Kepala MA Daarussalam
Romodim menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana pemilihan dan seluruh
siswa yang telah ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua dan wakil ketua
OSIM. "Kegiatan ini seperti kegiatan pemilihan kepala daerah” Ungkap
Romodin.
“Pemilihan ketua dan wakil
ketua OSIM MA Daarussalam Pematangduku Timur adalah wujud nyata praktik
demokrasi di lingkungan pendidikan. Kegiatan tahunan ini mengajarkan
siswa-siswi akan pentingnya partisipasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam
kehidupan bermasyarakat” Lanjut Romodin.
“Proses pemilihannya pun
digelar layaknya pemilu, beberapa atribut pendukung pemilu seperti daftar
hadir, bilik suara (3 buah) kotak suara, surat suara, lembar penghitungan /C1
hasil, petugas pemilu, dan tinta pun lengkap tersedia”. Ungkap Romodin.
Layaknya pemilu nasional,
proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM di MA Daarussalam diawali dengan
pembentukan panitia pelaksana yang bertugas mengatur seluruh tahapan.
Pendaftaran calon dibuka selama seminggu, diikuti oleh proses verifikasi untuk
memastikan pasangan calon (paslon) memenuhi kriteria.
Proses pemilihan ini dimulai
dengan pendaftaran calon pasangan ketua OSIM dan wakil ketua OSIM,dengan
membawa para tim sukses masing-masing paslon. Setelah pencabutan nomor urut
selanjutnya masa kampanye dimulai. Para paslon diberikan waktu untuk
mempresentasikan visi dan misi, baik melalui debat terbuka maupun pemasangan
alat peraga kampanye seperti poster dan spanduk di area madrasah.
Paslon tersebut merupakan
utusan santri dan santriwati terbaik dari kelasnya dengan rekam jejak prestasi
akademis dan ekskul yang baik. Mereka siap bertanding secara positif untuk
menempati jabatan prestisius, ketua OSIM dan wakil ketua OSIM masa bakti
2024-2025.
Pada hari pemungutan suara,
ruang kelas XII madrasah seketika dirubah persis menjadi tempat pemungutan
suara (TPS) lengkap dengan paku coblos, bilik, surat dan kotak suara. Guru,
Santri dan Santriwati datang sesuai jadwal dengan membawa surat undangan
sebagai syarat untuk memberikan suara.
Setelah perhitungan suara,
pasangan Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi dinyatakan unggul dengan
perolehan 33 suara dari ketiga Paslon yang lain.
Kemudian kegiatan di
lanjutkan dengan sidang pleno, dimana peserta sidang tersebut adalah ketua dan
anggota PPS, ketua dan anggota KPPS, saksi dari masing-masing paslon, dan juga
di hadiri oleh tim koordinator.
Pemilu ketua dan wakil ketua
OSIM MA Daarussalam bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan bagaimana
demokrasi bisa hidup di lingkungan pendidikan. Dengan semangat partisipasi dan
kerjasama siswa, bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk membawa perubahan. (*)