0 menit baca 0 %

Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi Resmi Dilantik Sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Daarussalam Periode 2024-2025

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) Pasangan Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi akhirnya dilantik oleh Kepala MA Darussalam Romodin menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Daarussalam Periode 2024-2025 Kamis, 21 November 2024 di Aula MA Daarussalam Pematangduku Timur.Pasangan Rizki Ramadani dengan Amar Octa Zulkh...

Bengkalis (Kemenag) – Pasangan Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi akhirnya dilantik oleh Kepala MA Darussalam Romodin menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Daarussalam Periode 2024-2025 Kamis, 21 November 2024 di Aula MA Daarussalam Pematangduku Timur.

Pasangan Rizki Ramadani dengan Amar Octa Zulkhairi yang memegang nomor urut 03 berhasil unggul terhadap pasangan calon yang lain yakni Paslon no urut 01 M. Rizki Azzumar dan Neli Nasoha, Paslon no urut 02 Rivana Syahrianti dan Aulia Ramadani, serta Paslon no urut 04 Julian Syafikri dan M. Rizki Alfanzan.

Sebelumnya Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi terlebih dahulu harus mengikuti proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM di MA Daarussalam Pematangduku layaknya sebuah Pilkada.

Kepala MA Daarussalam Romodim menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana pemilihan dan seluruh siswa yang telah ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM. "Kegiatan ini seperti kegiatan pemilihan kepala daerah” Ungkap Romodin.

“Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM MA Daarussalam Pematangduku Timur adalah wujud nyata praktik demokrasi di lingkungan pendidikan. Kegiatan tahunan ini mengajarkan siswa-siswi akan pentingnya partisipasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam kehidupan bermasyarakat” Lanjut Romodin.

“Proses pemilihannya pun digelar layaknya pemilu, beberapa atribut pendukung pemilu seperti daftar hadir, bilik suara (3 buah) kotak suara, surat suara, lembar penghitungan /C1 hasil, petugas pemilu, dan tinta pun lengkap tersedia”. Ungkap Romodin.

Layaknya pemilu nasional, proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM di MA Daarussalam diawali dengan pembentukan panitia pelaksana yang bertugas mengatur seluruh tahapan. Pendaftaran calon dibuka selama seminggu, diikuti oleh proses verifikasi untuk memastikan pasangan calon (paslon) memenuhi kriteria.

Proses pemilihan ini dimulai dengan pendaftaran calon pasangan ketua OSIM dan wakil ketua OSIM,dengan membawa para tim sukses masing-masing paslon. Setelah pencabutan nomor urut selanjutnya masa kampanye dimulai. Para paslon diberikan waktu untuk mempresentasikan visi dan misi, baik melalui debat terbuka maupun pemasangan alat peraga kampanye seperti poster dan spanduk di area madrasah.

Paslon tersebut merupakan utusan santri dan santriwati terbaik dari kelasnya dengan rekam jejak prestasi akademis dan ekskul yang baik. Mereka siap bertanding secara positif untuk menempati jabatan prestisius, ketua OSIM dan wakil ketua OSIM masa bakti 2024-2025.

Pada hari pemungutan suara, ruang kelas XII madrasah seketika dirubah persis menjadi tempat pemungutan suara (TPS) lengkap dengan paku coblos, bilik, surat dan kotak suara. Guru, Santri dan Santriwati datang sesuai jadwal dengan membawa surat undangan sebagai syarat untuk memberikan suara.

Setelah perhitungan suara, pasangan Rizki Ramadani dan Amar Octa Zulkhairi dinyatakan unggul dengan perolehan 33 suara dari ketiga Paslon yang lain.

Kemudian kegiatan di lanjutkan dengan sidang pleno, dimana peserta sidang tersebut adalah ketua dan anggota PPS, ketua dan anggota KPPS, saksi dari masing-masing paslon, dan juga di hadiri oleh tim koordinator.

Pemilu ketua dan wakil ketua OSIM MA Daarussalam bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan bagaimana demokrasi bisa hidup di lingkungan pendidikan. Dengan semangat partisipasi dan kerjasama siswa, bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk membawa perubahan. (*)