Dumai (Inmas) - Anggota DPR RI Komisi VIII Drs. H. Ahmad, M.Si serahkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Tahap III masa pandemi Covid-19 dari Kementerian Agama kepada Pondok Pesantren (PP), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) se-Kota Dumai, Kamis (03/12/2020) sekira pukul 10.30 WIB, bertempat di Aula Kankemenag Dumai.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kakanwil Kemenag Riau dalam hal ini diwakili Kasi Pondok Pesantren dan Ma'had Aly Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Muhammad Fakhri, M,Ag, Kasi Pendis Kankemenag Dumai Drs. Sarifuddin, Ka. Madrasah Negeri se-Kota Dumai, Ka. KUA se-Kota Dumai, Pimpinan Pondok Pesantren (PP), Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) penerima bantuan se-Kota Dumai yang besarannya mencapai Rp. 1, 010 Miliar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan menjelaskan terkait dengan visi Kementerian Agama.
“Kantor Kementerian Agama di Kabupaten/Kota bertugas membatu pemerintah daerah membangun di bidang keagamaan dengan visi Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong-royong,” jelas H. Syafwan.
Lanjut H. Syafwan berpesan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren, kepala MDT dan LPQ untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Tolong BOP ini dimanfaatkan untuk kebutuhan di masa pandemi Covid-19 ini, seperti yang kita ketahui sekarang ini yang aneh itu adalah yang tidak memakai masker, karena kita sekarang berada di era new normal, jadi pada saat sekarang ini kita berada pada kondisi dengan kebiasaan yang baru, justru yang tidak memakai masker yang terlihat aneh,” ujarnya.
“Mari kita bersama-sama memutus rantai Covid-19 ini, dan pergunakanlah bantuan ini untuk pembelian masker, hand sanitizer, ini tujuannya agar lembaga pendidikan Islam dan pesantren bisa terus menjaga eksistensi di tengah perkembangan zaman sekarang ini,” ungkap Kakan Kemenag Dumai tersebut. (Arief)