Rp320 Juta untuk Pembangunan RKB dan Pustaka MA Al Khairiyah
Ringkasan:
Meranti (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, pekan lalu menyerahkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Pusataka untuk Madrasah Aliyah (MA) AL Khairiyah Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Meranti (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, pekan lalu menyerahkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Pusataka untuk Madrasah Aliyah (MA) AL Khairiyah Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. Bantuan tersebut diserahkan pada acara Sosialisasi Persiapan Akreditasi MA Al Khairiyah.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kepulauan Meranti Masrul Kasmy, Ka Kankemenag Bengkalis Drs H Jumari, Kabid Mapendais Drs H Edwar S Umar, Pemuka Agama, Pemuka Masyarakat dan Kepala Madrasah. Menurut Asyari Nur, penyerahan bantuan tersebut dalam rangka memenuhi standar pendidikan tentang kelayakan sebuah bangunan madrasah.
Sementara itu, terkait dengan Akreditasi, ia mengatakan, pada tahun 2014 mendatang seluruh madrsah di Riau sudah harus terakreditasi, karena tanpa peningkatan mutu sekolah tidak mungkin dapat mencetak anak didik berprestasi. Akreditasi merupakan upaya pemerintah dalam mensejajarkan madrasah dengan sekolah umum lainnya.
"Kemenag Riau komitmen untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas, baik dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki akhlak yang tinggi. Karena pendidikan berasaskan agama adalah solusi terbaik dalam rangka membangun jiwa masyarakat dimasa mendatang, khususnya menghadapi diera globalisasi yang serba bebas," ungkapnya.
Ia menegaskan, siswa Madrasah saat ini tidak kalah hebatnya dengan siswa dari sekolah umum lainnya, karena di Madrasah tidak hanya mempelajari tentang ilmu agama, tapi mencakup semua disiplin ilmu mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, tamatan Madrasah Aliyah di Riau sudah banyak yang diterima diberbagai fakultas ternama di Indonesia dan di Luar Negeri.
"Pergeseran waktu menghilangkan anggapan masyarakat bahwa sekolah umum lebih baik, buktinya saat ini banyak masyarakat bahkan pejabat lebih memilih madrasah sebagai institusi pendidikan untuk anak-anaknya, karena di madrasah selain mendapatkan ilmu pengetahuan juga dibarengi dengan pembekalan ilmu keagamaan yang bisa mengarahkan anak didik menjadi generasi yang handak dan bertakwa," jelasnya.
Menurutnya, konsep pengajaran budi pekerti di Madrasah harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan kearah yang lebih baik. Dengan asupan pelajaran keagamaan yang terus menerus akan menanamkan kesantunan dalam disi anak didik, yang pada akhirnya melahirkan manusia cerdas yang berakhlak baik.
Dengan adanya sosialiasai Akreditasi di MA Al Khairiyah, diharapkan madrasah tersebut dapat menjadi salah satu madrasah unggulan di Riau. Melalui peningkatan mutu pengajar dan upaya mendidik yang lebih baik hal tersebut merupakan suatu yang tidak mungkin diwujudkan oleh madrasah Al Khairiyah. (msd)