0 menit baca 0 %

Safari Dakwah BKMT Bersama PAI KUA Kecamatan Logas Tanah Darat: Perkuat Silaturahmi, Perkuat Umat

Ringkasan: Kuansing ( Kemenag ) Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar lembaga keagamaan, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kuantan Singingi bersama Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Logas Tanah Darat melaksanakan kegiatan Safari Dakwah dan...

Kuansing ( Kemenag ) Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar lembaga keagamaan, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kuantan Singingi bersama Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Logas Tanah Darat melaksanakan kegiatan Safari Dakwah dan Silaturahmi ke Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) yang berlokasi di Masjid Al-Ikhlas, Desa Hulu Teso.Selasa(22/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat ukhuwah ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota BKMT Kabupaten Kuantan Singingi. Penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Logas Tanah Darat, serta anggota Majelis Taklim PERMATA. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Reni Ari Susanti dan Rhesty Fuspha Dewi salah satu penyuluh PAI (Penyuluh Agama Islam) yang dikenal aktif dan inspiratif dalam kegiatan pembinaan keagamaan di wilayah Kecamatan Kecamatan Logas Tanah Darat.

Acara inti diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Depita Engriani, yang mengangkat tema "Pola Asuh Anak Di Era Digital". Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya peran strategis perempuan sebagai pilar utama keluarga yang berakhlakul karimah dan sebagai agen perubahan sosial di tengah masyarakat. "Majelis taklim bukan hanya tempat untuk mengaji, tetapi juga tempat untuk membangun karakter, memperkuat iman, dan menciptakan komunitas yang saling menguatkan dalam kebaikan," ungkap beliau dengan penuh semangat.

Beliau juga mengajak para ibu-ibu untuk terus aktif mengikuti kegiatan keagamaan, mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Islam, serta menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.

Sesi diskusi interaktif turut mewarnai kegiatan ini, di mana anggota BKMT yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pengalaman, maupun harapan terhadap pembinaan dan kegiatan BKMT ke depan. Beberapa topik yang mencuat dalam diskusi antara lain adalah peningkatan pelatihan keterampilan berbasis syariah untuk ibu-ibu majelis taklim, pendampingan remaja masjid, hingga rencana pelatihan manajemen majelis taklim yang lebih profesional.

Doa bersama pun mengakhiri kegiatan, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan dakwah di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antar lembaga keagamaan seperti BKMT, KUA, dan Majelis Taklim di tingkat Kabupaten mampu menciptakan energi positif dalam membina umat. Semangat ukhuwah, saling berbagi ilmu, serta memperkuat solidaritas menjadi pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh nilai kebaikan.