0 menit baca 0 %

Safari Maulid Kedua PAI Kecamatan Kampa di SDN 016 Pulau Sayak, Ajak Peserta Didik Cinta Rasul

Ringkasan: Kampa ) Kemenag )---Dengan mengusung tema Cinta Rasul , Tim Safari Maulid KUA Kecamatan Kampa kembali melaksanakan kegiatan safari Maulid Nabi Muhammad SAW untuk yang kedua kalinya. Kegiatan kali ini digelar di SDN 016 Pulau Sayak, Desa Pulau Rambai pada Rabu (10/9/2025), dipandu langsung oleh para...

Kampa ) Kemenag )---Dengan mengusung tema “Cinta Rasul”, Tim Safari Maulid KUA Kecamatan Kampa kembali melaksanakan kegiatan safari Maulid Nabi Muhammad SAW untuk yang kedua kalinya. Kegiatan kali ini digelar di SDN 016 Pulau Sayak, Desa Pulau Rambai pada Rabu (10/9/2025), dipandu langsung oleh para penyuluh agama Islam di bawah bimbingan Dr. Mardiana, S.HI., M.H.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Almasyhuri, S.Pd, yang menghadirkan ketenangan dan kekhusyukan bagi seluruh peserta didik, orang tua, serta tenaga pendidik yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Hartini, S.Pd, memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar membaca Al-Qur’an dengan suara yang indah, lagu yang tepat, dan tajwid yang benar. Ia juga mengajak para orang tua agar senantiasa aktif mengikuti program bimbingan penyuluhan yang secara rutin dilaksanakan oleh PAI Kecamatan Kampa di sekolah tersebut.

Sementara itu, mewakili KUA Kecamatan Kampa, Syahril, S.Ag menyampaikan pesan kepada peserta didik agar selalu membuka hati dan pikiran dalam menuntut ilmu. “Jika hati dan pikiran kita terbuka, maka ilmu yang diberikan guru akan lebih mudah dipahami dan diamalkan,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Sartinus, S.Sy yang menekankan tanda-tanda kecintaan seorang hamba kepada Rasulullah SAW, yaitu dengan memperbanyak sholawat, meneladani akhlak mulia Nabi, serta berbakti kepada orang tua dan guru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Nursholihin, S.Pd, serta penutupan resmi oleh protokol Jamaluddin, S.Pd.

Melalui safari Maulid ini, diharapkan semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di hati para siswa, guru, dan orang tua, sehingga dapat menjadi bekal dalam membentuk generasi Islami yang berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045. 

Kontributor: Fatmi