kampar (kemenag), Kamis, 31 Juli 2025
Setiap pagi sebelum memulai pelajaran, suasana hangat dan penuh kedamaian tampak di halaman UPT SD Negeri 007 Hangtuah. Para siswa tampak berbaris rapi sambil menyalami guru-guru mereka satu per satu sebelum masuk ke kelas. Kegiatan ini telah menjadi rutinitas harian yang dijalankan dengan penuh semangat dan disiplin.
Dipimpin oleh Nasri, S.Pd.I, kegiatan salam-salaman ini bukan sekadar seremonial pagi, tetapi juga sarana pembinaan karakter bagi peserta didik. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai sopan santun, hormat kepada guru, serta membiasakan anak-anak untuk memulai hari dengan akhlak yang mulia,” ujar beliau saat ditemui di sela kegiatan.
Menurut Nasri, budaya salam-salaman memiliki makna yang mendalam. Selain mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa hormat dan kedisiplinan sejak dini. Anak-anak yang terbiasa menyapa dan menghormati orang lain akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah dan santun.
Guru-guru di UPT SDN 007 Hangtuah turut mengapresiasi kegiatan ini. Mereka merasa lebih dekat dengan para siswa, dan suasana pembelajaran pun menjadi lebih positif. Diharapkan dengan kebiasaan baik ini, siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam sikap dan perilaku.
(zaipul)