0 menit baca 0 %

Sambut Launching Program BRUS, Penyuluh Agama Islam Bangkinang Kota Intensifkan Koordinasi dan Penyampaian Undangan ke Forkopimcam

Ringkasan: Bangkinang Kota (Kemenag )--- Menjelang pelaksanaan Launching Program BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025 di SMKN 1 Bangkinang Kota, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal, S.Sy, terus melakukan langkah koordinatif secara akt...

Bangkinang Kota (Kemenag )--- Menjelang pelaksanaan Launching Program BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025 di SMKN 1 Bangkinang Kota, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangkinang Kota, Ikhlas Tul Amal, S.Sy, terus melakukan langkah koordinatif secara aktif.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyukseskan program unggulan dari Kementerian Agama Republik Indonesia ini, Ikhlas Tul Amal melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan undangan secara langsung kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan berbagai pihak terkait di wilayah Bangkinang Kota.

Pihak-pihak yang disambangi antara lain Camat Bangkinang Kota Minda, SH, Lurah Langgini Dicky Sanjaya, S.Stp, Lurah Bangkinang Suprapto, SE, Kapolsek Bangkinang Kota, Kepala Puskesmas, Danramil, para Kepala Desa, serta Kepala Sekolah dari berbagai jenjang yang ada di Bangkinang Kota.

Dalam kesempatan itu, Ikhlas Tul Amal menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan Program BRUS. Program ini dirancang untuk membina karakter remaja usia sekolah, terutama dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, etika pergaulan, kesehatan jiwa, dan wawasan kebangsaan, agar para remaja siap menjadi generasi yang berdaya dan berakhlak mulia.

โ€œKita berharap kegiatan launching ini bukan hanya seremonial, tapi menjadi langkah awal yang konkret dan berkelanjutan dalam pembinaan remaja di Bangkinang Kota. Untuk itu, dukungan semua pihak sangat kami harapkan,โ€ ujar Ikhlas Tul Amal dalam setiap penyampaian undangannya.

Program BRUS ini menjadi salah satu ikhtiar Kementerian Agama dalam menanggapi tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, diharapkan remaja usia sekolah dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas. ( Fatmi )