Bengkalis (Kemenag) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Penyuluh
Agama Islam Kec. Mandau Hj. Nurleili Lubis, memberikan bimbingan penyuluhan kepada
Majelis Taklim Muthmainnah berupa tausiyah motivasi untuk membaca dan mempelajari
tajwid al Quran sekaligus mentadabburi isi al Quran Kamis, 30/01/2025 di masjid
Arafah Duri.
Hj. Nurleili Lubis merupakan pembina dan pembimbing Majelis Taklim Muthmainnah tersebut, memberikan bimbingan penyuluhan baca al Quran 2 kali dalam seminggu pada hari Senin dan Kamis selepas shalat Zuhur.
Kegiatan rutin ini sudah lama di jalankan semenjak bertugas sebagai Penyuluh
PAI PNS hingga sekarang.
Bimbingan dan penyuluhan
kepada Majelis Taklim Muthmainnah ini diikuti 86 orang. Sebelumnya bimbingan kegiatan ini
diawali dengan pembagian pulut kuning dan telur ayam. Makna philosofinya adalah agar ilmu dari setiap kegiatan
ini nantinya bisa diterima dari guru dan akan mudah diamalkan oleh seluruh anggota majelis taklim muthmainnah untuk terus berkembang dan semakin ramai.
"Harapan dari kegiatan
ini yaitu tidak ada lagi ibu-ibu yang tidak bisa membaca Al-Qur’an karena jika
ibunya saja tidak bisa membaca al Quran bagaimana bisa mengajarkan anak paling
tidak untuk membaca surat Al Fatihah secara benar." Ungkap Hj. Nurleili
Lubis.
Majelis Taklim Muthmainnah
ini merupakan salah satu majelis taklim binaan Hj. Nurleili Lubis yang berada
di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau dengan jumlah anggota kurang lebih 86
orang, Kegiatan Penyuluh Ahli Madya sesuai dengan peran dan fungsi utamanya
sebagai Penyuluh Agama Islam dalam melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada
kelompok binaan di masyarakat mulai kelompok usia muda anak hingga kelompok usia
tua.
Terdapat dua motivasi belajar Al-Qur’an pada yang disampaikan oleh Hj.Nurleili Lubis pada Majelis Taklim Mthmainnah Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau kali ini. Pertama, faktor intrinsik (faktor dari dalam) yaitu ingin mencari bekal guna mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Kedua, faktor Ekstrinsik (faktor dari luar). Lalu dipengaruhi olehfaktor sosial dan nonsosial. Faktor sosial dalam mempengaruhi motivasi belajar adalah keluarga, pembimbing dan jama’ah di Majelis Taklim Muthmainnah. Faktor nonsosial adalah tempat tinggal jama’ah yang dekat dengan Masjid.
Dengan adanya kegiatan ini
diharapkan ibu-ibu  bisa membaca al qur’an dengan baik dan benar serta
dapat mentadabburinya, sehingga apabila ibu-ibu sering membaca Alquran maka
hati ibu-ibu akan tentram, damai dan akan berdampak positif pada suasana rumah
dalam berkeluarga karena seorang ibu adalah jantungnya rumah. (*)