Kampar ( Kemenag ) โ Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Penyuluh Agama Islam Bangkinang Kota, Iskandar SE, ME.Sy, memberikan khutbah penuh inspirasi di Lapas Kelas IIA Bangkinang, Jumat, 21/2/2025.
Dalam kesempatan ini, ia mengajak para warga binaan untuk menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam khutbahnya, Iskandar SE, M.Sy, menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan yang istimewa, penuh rahmat dan ampunan. Ia menyampaikan beberapa keutamaan Ramadhan yang harus dijadikan motivasi untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT:
1. Keistimewaan Ramadhan di Atas Bulan Lainnya
Ramadhan bukan sekadar bulan biasa. Ini adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qurโan, bulan yang penuh dengan keberkahan, dan bulan di mana amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. "Siapa yang menghidupkan Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni," ujarnya, mengutip sabda Rasulullah SAW.
2. Terbukanya Pintu Surga dan Tertutupnya Pintu Neraka
Iskandar menjelaskan bahwa pada bulan Ramadhan, Allah SWT membuka pintu surga selebar-lebarnya dan menutup rapat pintu neraka. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, memberikan kesempatan bagi setiap muslim untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan meraih ridha-Nya.
3. Dibelenggunya Syetan, Terutama yang Paling Kuat dalam Menggoda
Dalam khutbahnya, ia juga menekankan bahwa pada bulan Ramadhan, syetan-syetan dibelenggu, terutama para pembesarnya yang paling kuat dalam menggoda manusia. Hal ini memberikan peluang besar bagi umat Islam untuk beribadah dengan lebih khusyuk tanpa gangguan bisikan jahat. "Jika masih ada godaan, itu datang dari hawa nafsu yang harus kita kendalikan," pesannya.
4. Surga dan Neraka Sudah Diciptakan
Iskandar juga mengingatkan bahwa keberadaan surga dan neraka bukanlah sesuatu yang akan diciptakan di kemudian hari, tetapi sudah ada sejak lama. Hal ini menjadi peringatan bagi setiap manusia agar lebih sadar dan bersungguh-sungguh dalam beramal saleh, karena balasan akhirat itu nyata adanya.
Khutbah yang penuh motivasi ini mendapat sambutan hangat dari para warga binaan. Mereka tampak antusias mendengarkan setiap pesan yang disampaikan dan merasa semakin termotivasi untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik.
Di akhir khutbahnya, Iskandar SE, M.Sy, mengajak semua hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan introspeksi dan peningkatan ibadah. "Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Mari kita manfaatkan setiap detik Ramadhan untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT," tutupnya.
Dengan semangat Ramadhan yang semakin membara, diharapkan suasana di Lapas Kelas IIA Bangkinang menjadi lebih penuh kedamaian dan nilai-nilai kebaikan, membawa pengaruh positif bagi setiap warga binaan dalam menjalani hari-hari mereka. ( Fatmi /Cicy/Ags )