0 menit baca 0 %

Sambut Tahun Ajaran Baru, MAN 1 Kuansing Gelar Rapat Pengembang Kurikulum

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar Rapat Pengembang Kurikulum yang dilaksanakan di ruang rapat madrasah pada hari Rabu, 28 Mei 2025.Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala MAN 1 Kuansing, Elfarida, par...

Kuansing (Kemenag) – Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar Rapat Pengembang Kurikulum yang dilaksanakan di ruang rapat madrasah pada hari Rabu, 28 Mei 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala MAN 1 Kuansing, Elfarida, para wakil kepala madrasah, staf kurikulum, dan tenaga kependidikan lainnya. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum tahun sebelumnya serta menyusun dan menyempurnakan kurikulum yang akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang.

Sehubungan dengan akan dimulainya Tahun Pelajaran 2025/2026, setiap madrasah menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)/ Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) sebagai pedoman madrasah dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar satu tahun ke depan.

Sesuai instruksi dari kepala Kantor Kementerian Agama propinsi Riau melalui Kabid pendidikan Madrasah bahwa pada penyusunan KOM tersebut harus memuat tiga hal yaitu: 

1. Insersi Moderasi Beragama 

2. Insersi Pendidikan Antikorupsi 

3. Insersi Kurikulum Cinta

Untuk tahun ajaran 2025/2026 sudah semua tingkatan menggunakan Kurikulum merdeka, mulai dari kelas X, XI dan XII, yang mana pada tahun ajaran sebelum nya masih menggunakan dua kurikulum yaitu kurikulum 2013 ( K13)untuk kelas XII dan Kurikulum merdeka untuk kelas X dan XI.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Kuansing menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kurikulum harus mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai madrasah. Kita ingin mencetak generasi yang unggul secara akademik, religius, dan berakhlak mulia,” ujar beliau.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat antara lain:

1. Penyesuaian Kurikulum Merdeka Belajar dengan karakteristik madrasah

2. Penambahan penguatan pendidikan karakter dan keagamaan

3. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran

4. Penjadwalan mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler

5. Strategi peningkatan hasil akademik dan non-akademik siswa.

Rapat pengembang kurikulum ini juga menjadi forum diskusi aktif antar-guru untuk menyampaikan masukan dan inovasi dalam proses pembelajaran, dalam rapat tersebut juga dibicarakan tentang rencana mengadakan pelatihan tentang Kurikulum deep learning bagi seluruh pendidik MAN 1 Kuansing.

"Hasil dari rapat ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan perangkat ajar, silabus, dan rencana pembelajaran di tahun ajaran baru," ungkap Kepala Madrasah.

" Dengan persiapan yang matang, MAN 1 Kuansing bertekad untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi madrasah yang unggul dan kompetitif di tingkat daerah maupun nasional,” tutup Elfarida. (LZ)