Kampar (Kemenag) – Kabar menggembirakan datang dari
Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih, Kabupaten Kampar. Empat orang alumni
dari pesantren ini berhasil lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Al-Azhar, Kairo,
Mesir untuk Tahun Akademik 2025. Ini merupakan sebuah
pencapaian yang membanggakan bagi keluarga besar pesantren dan menjadi bukti
nyata kualitas pendidikan di lembaga tersebut.
Adapun keempat alumni berprestasi
tersebut adalah M. Rahid Abdillah (MA Assalam
Naga Beralih), Mivtahur Rizki (PDF Ulya
Assalam Naga Beralih), Farel Pratama
(PDF Ulya Assalam Naga Beralih), dan Annisa Fakhirah
(PDF Ulya Assalam Naga Beralih)
Mereka merupakan lulusan Tahun Pelajaran
2024/2025, yang dikenal aktif dan berprestasi baik dalam bidang akademik maupun
non-akademik. Pengumuman kelulusan mereka diterbitkan oleh Forum Konsultan Pendidikan
Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia (FORKAPMI) melalui Surat Edaran
Nomor: 009/FORKAPMI/VII/2025, tertanggal 13 Juli 2025. Rencananya, keempat
alumni ini akan diberangkatkan ke Kairo pada bulan September 2025 mendatang.
Pimpinan Pondok Pesantren Assalam Naga
Beralih, Dr. H. Muhammad Amin, S.Ag.,
M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian
para alumni tersebut.
“Pencapaian ini adalah buah dari kerja
keras, doa, serta dukungan semua pihak – guru, orang tua, dan seluruh civitas
pesantren. Ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih siap
melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di kancah internasional,”
tuturnya.
Senada dengan itu, salah satu guru PDF
Ulya, Miftah Faridh, S.Pd.,
menyampaikan bahwa prestasi ini adalah hasil dari proses panjang yang penuh
kesungguhan.
“Keempat santri ini menunjukkan dedikasi
luar biasa terhadap pendidikan mereka. Peran pimpinan madrasah, para ustadz dan
ustadzah sangat besar, dan patut diapresiasi setinggi-tingginya,” ungkapnya.
Prestasi ini menambah daftar panjang
keberhasilan Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih dalam mengantarkan para
santrinya menembus pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Tak
hanya menjadi kebanggaan pondok, namun juga menjadi inspirasi bagi seluruh
santri untuk terus berjuang, berprestasi, dan membanggakan orang tua,
pesantren, serta bangsa.