0 menit baca 0 %

Santri Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota Berjuang di OMI 2025, Targetkan Prestasi Hingga Provinsi

Ringkasan: Kuok ( Kemenag )Semangat juang santri Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota kembali diuji dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Kampar 2025. Kamis (11/9/2025), sebanyak 9 santri terbaik tampil percaya diri di Tilok 1 MTsN Kuok untuk bersaing pada jenjang...

Kuok ( Kemenag )Semangat juang santri Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota kembali diuji dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Kampar 2025. Kamis (11/9/2025), sebanyak 9 santri terbaik tampil percaya diri di Tilok 1 MTsN Kuok untuk bersaing pada jenjang Madrasah Tsanawiyah.

Para peserta yang merupakan pilihan terbaik dari pondok ini terbagi dalam tiga bidang studi, yakni Matematika, IPA, dan IPS. Mereka adalah:

Matematika : Malazi Daffa, Tri Aprianingsih, Nisrina Razika Yosri

IPA: Keyyisha Salsabila Nur, Maulida Hidayah, Ulyatun Najwa

IPS : Nadya Silviyana , M. Raffa Raditya, Salma Fitria Zahra

Untuk memastikan kesiapan maksimal, para santri didampingi oleh guru pembimbing terbaik di bidangnya: Amelini Ariad, S.Pd. (MTK), Elvira Lastri, M.Pd. (IPA), dan Fatmawati, S.E. (IPS). Kehadiran para pembimbing ini menjadi energi tambahan agar para santri tampil lebih percaya diri dalam menghadapi soal-soal berbasis Computer Based Test (CBT).

Pelaksanaan OMI di Tilok 1 MTsN Kuok berlangsung dalam tiga sesi lomba, yaitu:

Sesi 1: 07.30 – 09.30 WIB (Matematika)

Sesi 2: 13.00 – 15.00 WIB (IPA)

 Sesi 3: 15.30 – 17.30 WIB (IPS)

Suasana kompetisi berlangsung khidmat dan penuh konsentrasi. Santri tampak serius menatap layar monitor, berusaha memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama pondok di tingkat kabupaten.

Pimpinan pondok menyampaikan apresiasi atas kerja keras para peserta dan guru pembimbing. “Kami bangga dengan semangat juang anak-anak. Semoga usaha yang sudah dilakukan dapat berbuah prestasi membanggakan, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga berlanjut ke tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya penuh harap.

Dengan dukungan penuh dari pondok, guru pembimbing, serta doa keluarga besar Muallimin Muhammadiyah, para santri diharapkan mampu menorehkan prestasi emas dalam ajang OMI 2025 ini.

“Semoga perjuangan mereka mendapat hasil terbaik, membanggakan madrasah, orang tua, dan pondok tercinta. Aamiin.”

( Fatmi/Humas PP. Muallimin )