Kampar ( Kemenag )--Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok menerima wakaf Al-Qur'an yang diberikan oleh Majelis Taklim Keluarga Besar Datuk Sadin, Sabtu, 22/2/2025.
Pemberian wakaf ini berlangsung dalam sebuah acara yang penuh makna dan kebersamaan, yang diadakan di kompleks Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok. Acara ini juga menjadi salah satu momentum penting dalam rangka meningkatkan semangat para santri untuk terus mengkaji dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok, Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan hangat. Dalam kesempatan itu, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Majelis Taklim Keluarga Besar Datuk Sadin atas wakaf Al-Qur'an yang diberikan. “Wakaf Al-Qur'an ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi para santri yang tengah berusaha mendalami ilmu agama dan Al-Qur'an. Semoga ini dapat menjadi sarana yang bermanfaat untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam,” ujar Dr. H. Mendra Siswanto.
Beliau juga menambahkan, "Kami berharap agar wakaf ini tidak hanya menjadi simbol pemberian, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kami semua untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan terus berusaha untuk mempelajari Al-Qur'an dengan penuh kesungguhan."
Acara pemberian wakaf tersebut dihadiri oleh seluruh santri, guru, serta pengurus Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok. Para santri terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam menerima amanah Al-Qur'an yang telah diwakafkan. Para pengurus pondok berharap agar setiap Al-Qur'an yang diterima oleh santri dapat digunakan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara pondok pesantren dan Majelis Taklim Keluarga Besar Datuk Sadin, yang selama ini telah memberikan dukungan moral dan material dalam berbagai kegiatan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok. Wakaf Al-Qur'an ini juga menjadi bentuk kepedulian dari masyarakat untuk bersama-sama memajukan pendidikan agama di Indonesia.
Dengan adanya wakaf ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok dapat lebih giat lagi dalam memperdalam ilmu agama, terutama dalam mempelajari Al-Qur'an, yang merupakan petunjuk hidup bagi umat Islam.Pungkas Dr. Mendra ( Fatmi )