0 menit baca 0 %

Santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin Meriahkan Harlah NU ke-102 di Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Kemenag) Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Kabupaten Siak berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan pada (Selasa, 28/01/25) di Pelataran Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim Siak. Salah satu kontribusi besar datang dari para santri Pondok Pes...

Siak (Kemenag) Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Kabupaten Siak berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan pada (Selasa, 28/01/25) di Pelataran Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim Siak. Salah satu kontribusi besar datang dari para santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin yang turut serta dalam kegiatan khataman Al-Qur'an dan pemasangan bendera merah putih.

Menyemarakkan peringatan ini, santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 300 khataman dari total 1002 khataman yang dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Siak. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan para santri terhadap Al-Qur'an serta komitmen dalam menjaga tradisi keislaman yang telah diwariskan oleh para ulama. Tentu saja dibarengi dengan doa dan harapan agar agar kabupaten Siak menjadi kabupaten yang sejuk, damai serta mendapatkan keberkahan dunia akhirat. 

Selain itu, santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin juga menunjukkan semangat nasionalisme dengan membuat 1002 bendera merah putih kecil. Bendera tersebut dibawa oleh seluruh santri dan dibagikan kepada jamaah untuk menambah kemeriahan peringatan Harlah NU ke-102. Setiap bendera dibuat dengan penuh ketelitian, menggunakan tiang bambu sepanjang 50 cm yang dicincang dan dihaluskan secara manual oleh para santri. Pondok Pesantren Riyadus Sholihin memberangkatkan jama'ah dengan total 9 Bus besar, 1 Bus kecil dan 47 mobil pribadi dan pick up. 

Pimpinan Pondok Pesantren Riyadus Sholihin mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas partisipasi santri dalam kegiatan ini. "Ini adalah bentuk kecintaan kami kepada NU dan Negara. Santri harus terus berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan tokoh agama setempat, bahkan mendapat apresiasi dari media resmi NU tingkat Nasional, NU ONLINE. Mereka berharap semangat yang ditunjukkan oleh santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya dalam menjaga tradisi Islam serta memperkuat semangat nasionalisme.

Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, peringatan Harlah NU ke-102 di Kabupaten Siak menjadi momentum yang berkesan bagi seluruh warga Nahdliyin. Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap agama serta negara semakin terasa dalam setiap rangkaian acara yang dilaksanakan. (Rois/Fz)