Kampar ( kemenag )-- Santri Pondok Pesantren At Taufiq Petapahan Tapung turut menyukseskan Program Indonesia Khataman Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an. Acara puncak program ini dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta.
Dalam rapat koordinasi bersama Kepala Madrasah Swasta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Madrasah Swasta (FKKMS) Kampar melalui Zoom Meeting, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Fuadi Ahmad, menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh kepala madrasah untuk mendukung program ini. Beliau menjelaskan teknis pelaksanaan khataman, yaitu setiap rombongan belajar (rombel) dibagi menjadi empat kelompok, di mana setiap kelompok membaca Al-Qur’an hingga khatam. Untuk Provinsi Riau sendiri, ditargetkan sebanyak 8.500 kali khataman.
Kepala MTs PP. At Taufiq, Ustaz Sukardi, M.Pd, dalam arahannya menyampaikan bahwa setiap santri harus memiliki target untuk khatam Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Dengan adanya program khataman nasional ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk membaca Al-Qur’an hingga khatam.
Beliau juga mengutip hadis Rasulullah sebagai motivasi dalam membaca Al-Qur’an:
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an bagaikan buah Utrujah, rasa buahnya enak dan baunya wangi. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an bagaikan buah Kurma, rasanya enak namun tidak berbau. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an, bagaikan buah Raihanah, baunya enak namun rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an, bagaikan buah Hanzalah, rasanya pahit tetapi tidak berbau.” (HR. Mutafaqun ‘Alaih)
Kegiatan ini dipandu oleh musyrif dan musyrifah yang senantiasa membimbing para santri selama 24 jam. yang dimulai dari ba'da Shubuh atau 5.30 WIB dengan 20 kelompok Khataman. Dengan adanya kegiatan positif ini, diharapkan akan lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi pemimpin masa depan, baik di Indonesia maupun di tingkat dunia. ( Fatmi/Alp )