0 menit baca 0 %

Sapri Marlian: Ikuti Pelatihan Kemenag Pintar

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Sapri Marlian, mengikuti Pelatihan Massive Open Online Course (MOOC) melalui platform Kemenag Pintar yang diselenggarakan secara resm...

Kuansing (Kemenag) –Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Sapri Marlian, mengikuti Pelatihan Massive Open Online Course (MOOC) melalui platform Kemenag Pintar yang diselenggarakan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. (27/07/2025)

Program ini terbuka untuk seluruh ASN, PPPK, dan Penyuluh Non-PNS di lingkungan Kemenag, dan memberikan akses gratis terhadap materi pelatihan, wawasan keagamaan dan kebangsaan, serta sertifikat digital.

Pelatihan MOOC Kemenag Pintar merupakan terobosan Kementerian Agama dalam menyediakan sistem pembelajaran digital yang inklusif, fleksibel, dan mudah diakses oleh seluruh insan ASN di tanah air. Tujuannya adalah untuk:

Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keagamaan

Menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, integritas, dan profesionalisme

Mewujudkan pelayanan publik yang adaptif dan berdaya saing

Pelatihan MOOC dilakukan secara daring melalui situs resmi pintar.kemenag.go.id. Peserta dapat mengakses berbagai modul pembelajaran secara mandiri, di antaranya:

Moderasi Beragama

Literasi Digital dalam Dakwah

Etika ASN dan Pelayanan Publik

Wawasan Kebangsaan dan Toleransi

Penguatan Kompetensi Penyuluh Agama

Setelah menyelesaikan seluruh modul, peserta mendapatkan sertifikat elektronik sebagai tanda kelulusan dan bukti peningkatan kompetensi.

Sapri Marlian menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai penyuluh agama:

 “Program MOOC Kemenag Pintar ini sangat membantu kami para penyuluh untuk menambah ilmu dan wawasan dalam mendampingi masyarakat. Sistemnya mudah diakses, materinya relevan, dan yang paling penting, semuanya gratis. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kementerian Agama ini.”

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh berbagai manfaat, antara lain:

Ilmu pengetahuan baru dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan

Peningkatan wawasan kebangsaan dan literasi digital

Sertifikat resmi dari Kementerian Agama sebagai pengakuan kompetensi

Kemudahan akses pembelajaran secara fleksibel dan mandiri

Partisipasi Sapri Marlian dalam Pelatihan MOOC Kemenag Pintar mencerminkan semangat belajar dan komitmen tinggi penyuluh agama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan wawasan dan keterampilan baru yang diperoleh, diharapkan peran penyuluh di lapangan semakin kuat dalam membina umat, mempromosikan nilai-nilai toleransi, serta menjadi teladan dalam kehidupan beragama yang moderat dan damai.(RDW)


Catatan : Imus

1. Perhatikan/ lengkapi unsur 5w plus 1H berita

2. Sertakan narasumber setiap membuat berita (pada paragraf pertama atau kedua)

3. sertakan kalimat kutipan (kalimat langsung narasumber) minimal 1 paragraf