0 menit baca 0 %

Sapri Marlian Sampaikan Tausiah Tentang Keutamaan Sikap Jujur di Aula KUA Sentajo Raya

Ringkasan: Kemenag- Kuansing Kamis (18/09/2025), Aula Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya menjadi saksi kegiatan tausiah yang disampaikan oleh Sapri Marlian, S.Sy, Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya. Dalam kesempatan tersebut, Sapri Marlian mengangkat tema Keutamaan Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari seb...

Kemenag- Kuansing – Kamis (18/09/2025), Aula Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya menjadi saksi kegiatan tausiah yang disampaikan oleh Sapri Marlian, S.Sy, Penyuluh Agama Islam KUA Sentajo Raya. Dalam kesempatan tersebut, Sapri Marlian mengangkat tema “Keutamaan Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari” sebagai pesan utama untuk para peserta yang hadir.

Dalam tausiahnya, Sapri Marlian menekankan bahwa jujur merupakan akhlak mulia yang menjadi fondasi utama keimanan dan ketakwaan. Ia mengutip ayat Al-Qur’an dalam Surah At-Taubah ayat 119: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” Ayat ini, menurutnya, menjadi bukti kuat bahwa kejujuran adalah perintah langsung dari Allah SWT.

“Jujur adalah kunci kepercayaan dan keberkahan dalam hidup. Tanpa kejujuran, hubungan sosial akan rapuh dan keberkahan sulit diraih. Rasulullah SAW pun dikenal sebagai Al-Amin, orang yang terpercaya,” ujar Sapri Marlian di hadapan jamaah.

Selain mengutip ayat Al-Qur’an, Sapri juga menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “Sesungguhnya kejujuran menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan menuntun ke surga.” Ia menekankan bahwa sikap jujur tidak hanya berlaku dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan, pekerjaan, dan setiap aspek kehidupan.

Kegiatan tausiah ini dihadiri oleh para pegawai KUA Sentajo Raya, penyuluh agama, serta masyarakat sekitar. Suasana berlangsung khidmat dan penuh perhatian, ditutup dengan doa bersama agar nilai kejujuran dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya tausiah ini, diharapkan para peserta semakin menyadari pentingnya membangun pribadi yang jujur sebagai wujud ketakwaan dan jalan meraih ridha Allah SWT. (SPR )