0 menit baca 0 %

Sapri Marlian Sampaikan Tausiyah: Sabar dan Bersyukur kepada Allah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual dan meningkatkan kualitas pelayanan aparatur, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali menggelar kegiatan pembinaan mental dan rohani bagi seluruh pegawai dan penyuluh agama Islam, yang dilaksanakan di Aula KUA Sentajo...

Kuansing (Kemenag)— Dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual dan meningkatkan kualitas pelayanan aparatur, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali menggelar kegiatan pembinaan mental dan rohani bagi seluruh pegawai dan penyuluh agama Islam, yang dilaksanakan di Aula KUA Sentajo Raya.(30/07/25)

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat ini diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Penyuluh Agama Islam, Sapri Marlian, dengan tema “Sabar dan Bersyukur kepada Allah”. Tausiyah tersebut mengajak para pegawai untuk memperkuat keimanan dan memperdalam pemahaman terhadap dua sikap utama dalam kehidupan beragama: sabar dalam menghadapi ujian dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Dalam ceramahnya, Sapri Marlian menyampaikan bahwa kesabaran adalah kekuatan utama dalam menjalani berbagai tantangan hidup, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Maka sabar adalah kunci utama menghadapi setiap ujian hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya bersyukur, karena rasa syukur mampu melahirkan ketenangan batin dan memperkuat keyakinan bahwa semua rezeki berasal dari Allah. “Syukur itu bukan hanya dengan lisan, tapi juga dengan hati dan perbuatan. Kita mensyukuri nikmat Allah dengan terus berbuat baik dan memberi manfaat,” tambahnya.

Setelah penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembinaan pegawai oleh Penghulu KUA Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, M.E. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya membangun etos kerja yang ikhlas, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Ia juga mengingatkan seluruh staf untuk terus menjaga kekompakan, disiplin, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, para penghulu, penyuluh agama Islam, dan seluruh staf KUA, yang secara aktif mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat, menandai harapan agar seluruh aparatur KUA senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam mengabdi.

Kegiatan pembinaan ini menjadi sarana refleksi dan peningkatan spiritualitas para pegawai, sehingga ke depan diharapkan dapat memberikan pelayanan keagamaan yang lebih berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.(RDW)