Meranti(Kemenag)– Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti, atas nama Karim, warga Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Mekkah akibat kondisi demensia dan kelelahan fisik yang dialaminya.
Karim, yang merupakan jemaah lanjut usia, telah dirawat oleh tim medis sekitar 10 hari terakhir dengan kondisi kesehatannya yang menurun.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kepulauan Meranti, Surasman, menyampaikan bahwa kondisi Karim menjadi perhatian khusus oleh petugas kloter karena gejala demensia yang dialaminya.
"Pak Karim mengalami kelelahan fisik ditambah gejala demensia yang semakin terlihat. Saat ini beliau dirawat intensif oleh tim medis dan terus dalam pemantauan,” jelas Surasman.
Surasman menambahkan, jika hingga waktu pelaksanaan Wukuf di Arafah jemaah tersebut belum pulih, maka Karim akan didata sebagai jemaah berhalangan tetap. Dalam hal ini, pelaksanaan rukun haji akan dibadalkan atau diwakilkan oleh petugas haji resmi.
Sementara itu, kondisi umum jemaah haji Kepulauan Meranti lainnya dilaporkan cukup stabil. Hanya beberapa jemaah yang mengalami batuk dan pilek ringan, yang menurut Surasman disebabkan oleh adaptasi terhadap perubahan cuaca di Mekkah.
"Kami terus memantau kesehatan seluruh jemaah, khususnya lansia. Semoga semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga puncak haji nanti,” imbuhnya.
Kemenag Kepulauan Meranti mengimbau keluarga di tanah air untuk tetap tenang dan mendoakan keselamatan serta kesembuhan seluruh jemaah, khususnya Karim, yang kini tengah berjuang memulihkan kondisi di Mekkah. (T)