0 menit baca 0 %

Sebagai Satker Baru “Kemenag Meranti” Butuh SDM dan Anggaran

Ringkasan: Selatpanjang (Humas) - Sebagai Kankemenag termuda di Provinsi Riau, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti sangat memerlukan kelengkapan infrastruktur SDM dan fasilitas kantor sebagai dukungan operasional perkantoran. Kantor Kementerian Agama Kab.
Selatpanjang (Humas) - Sebagai Kankemenag termuda di Provinsi Riau, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti sangat memerlukan kelengkapan infrastruktur SDM dan fasilitas kantor sebagai dukungan operasional perkantoran. Kantor Kementerian Agama Kab. Kepulauan Meranti ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No.20 Tahun 2012 tertanggal 22 November 2012 tentang Penetapan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau karena sebelumnya Kab. Kepulauan Meranti termasuk dalam wilayah Kankemenag Kab. Bengkalis. Penetapan Kankemenag ini lebih muda usianya dibandingkan dengan penetapan pemekaran dari Kab. Bengkalis yaitu pada tanggal 19 Desember 2008 dengan dasar hukum berdirinya adalah Undang-undang nomor 12 tahun 2009, tanggal 16 Januari 2009. Berdasarkan PMA tersebut, Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.H. Tarmizi MA, melantik 5 orang pejabat eselon IV di lingkungan Kankemenag Kepulauan Meranti yaitu Kasubbag TU Efendi S.Ag. MM, Kasi Pendidikan Islam Hasbullah S.Ag, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Drs.H. Sulaiman, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Jasmail S.Ag dan Metawati S.Ag sebagai Penyelenggara Budha Kemenag Meranti. "Jumlah pejabat eselon IV tersebut berdasarkan tipologi kantor kemenag Meranti," papar Ka.Kanwil seusai pelantikan 30 pejabat eselon IV dilingkungan Kanwil Kemenag Riau (28/12). Adapun biaya operasional penyelenggaraan Kankemenag Kab. Kep. Meranti sebagai awal kegiatan disubsidi terlebih dalulu dari Kanwil Kemenag Riau sejumlah 60 juta rupiah dan mobil operasional 1 unit sebelum adanya DIPA defenitif Kankemenag Kabupaten Meranti dan posisi Kepala Kankemenag pada saat ini masih menunggu keputusan dari Menteri Agama Republik Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kasubbag TU Kemenag Meranti, Efendi S.Ag MM, menyampaikan bahwa yang dibutuhkan pada saat ini adalah pegawai yang membantu pekerjaan sehari-hari (SDM) dan anggaran biaya penyelenggaraan perkantoran, kalau masalah kantor, kita telah dibantu oleh bapak bupati yang memberikan hak pakai untuk kantor kemenag yaitu bekas wisma/rumah dinas Camat Selatpanjang milik Pemerintah Daerah Selatpanjang untuk kita jadikan kantor sebagaimana yang bapak lihat. Perlu juga kami sampaikan bahwa penyelenggaraan perkantoran pada saat ini disamping dikerjakan oleh pejabat eselon IV yang sudah dilantik oleh Bapak Ka.Kanwil beberapa waktu yang lalu di Pekanbaru, kami juga dibantu oleh 7 orang staf yang kita perbantukan dari madrasah-madrasah yang ada di sekitar Kota Selatpanjang karena kita belum ada staf, hal ini dapat kita maklumi karena satker kita masih baru, Alhamdulillah setelah pelantikan kemaren kita dibantu 1 unit mobil dinas dan uang operasional 60 juta dari Ka.Kanwil Kemenag Riau, sebagai satker yang baru kita sangat mengharapkan secepatnya Kemenag RI memenuhi kebutuhan perkantoran kita dan mengesahkan pendanaan (DIPA) Kemenag Meranti, karena dengan adanya kedua hal tersebut maka kita akan lebih bisa melakukan pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka mewujudkan pencapaian pembangunan di bidang keagamaan sesuai dengan tupoksi kita di Kementerian Agama. "Sampai saat ini belum diketahui siapa yang akan menjadi Kepala Kankemenag Kb. Kep .Meranti," Efendi menegaskan. Pada prinsipnya siapapun yang dikirim oleh pak Ka.Kanwil untuk menduduki jabatan kepala disini akan kita dukung sepenuhnya, kita kan sudah dilantik beberapa waktu yang lalu di Kanwil adalah untuk membantu dan mendukung Ka.Kankemenag, hal ini sudah menjadi tugas kita pejabat eselon IV untuk membantu dan mensukseskan tugas eselon III, karena Ka.Kankemenag nantinya adalah eselon III dan kita pembantunya adalah eselon IV. Menyinggung bantuan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Meranti terhadap Kankemenag, pada saat ini kita sudah banyak dibantu oleh Pemda, kantor kita sudah disediakan beserta meubelernya, bahkan dana untuk penyelenggaraan pendidikan dengan mengirim siswa ke Pare Kediri untuk belajar Bahasa Inggris sudah dianggarkan oleh pihak Pemerintah Daerah Meranti, Pemda cukup membantu dan peduli dengan penyelenggaraan pembangunan dibidang agama dan keagamaan di Kab.Meranti ini. Berkenaan dengan masalah kerukunan ummat beragama di Meranti cukup aman dan harmonis, di Kota Selatpanjang ini penduduknya cukup dinamis, disamping masyarakat Melayu juga dihuni oleh suku-suku dan etnis yang lain, kalau acara Imlek masyarakat Tiongha Selatpanjang maka Selatpanjang akan ramai didatangi oleh masyarakat Tiongha diluar Selatpanjang, seperti dari Batam,Pekanbaru, Malaysia dan Singapore, meskipun acara yang mereka laksanakan selama satu minggu penuh dengan membuat pawai dan karnaval, Alhamdulillah aman-aman dan lancar tanpa ada keributan atau kekacauan, bahkan masyarakat pribumipun ikut meramaikannya, pungkas Efendi.(AZ)