Rokan Hilir (Kemenag) - Sebanyak 124 Pegawai Non ASN mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 yang berlangsung di Titik Lokasi Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (17/12/2024).Â
SKTT CPPPK Kemenag Tahun 2024 ini diwajibkan bagi seluruh pelamar yang telah mengikuti Tes Kompetensi PPPK Kemenag 2024. Adapun tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan teknis setiap peserta khususnya pada bidang Moderasi Beragama.Â
Disela-sela pelaksanaan ujian, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul yang turut memantau secara langsung pelaksanaan ujian mengungkapkan bahwa pelaksanaan SKTT CPPPK Kemenag Tahun 2024 pada Tilok Aula PLHUT Kankemenag Rokan Hilir berjalan dengan lancar.Â
"Alhamdulillah, SKTT CPPPK pada Tilok Aula PLHUT Kankemenag Rokan Hilir mulai dari sesi 1 sampai sesi 3 berjalan dengan lancar, meskipun sempat terjadi beberapa kendala teknis seperti permasalahan perangkat ataupun kendala jaringan namun hal tersebut dapat segera diatasi dengan bantuan panitia yang siap sedia berada di lokasi ujian. Selain itu ssebanyak 125 peserta hadir semua mengikuti ujian dari awal hingga selesai," tuturnya.Â
Khairul menambahkan, sebagai upaya untuk mematangkan persiapan beberapa hari sebelum ujian dilaksanakan para peserta telah diberikan panduan beserta petunjuk teknis seputar pelaksanaan ujian agar para peserta dapat mengikuti ujian dengan tertib dan lancar. Lebih lanjut Khairul berharap agar seluruh peserta SKTT yang mengikuti ujian di Tilok Aula Gedung PLHUT Kankemenag Rokan Hilir memperoleh hasil yang terbaik seperti yang diharapkan.
Pelaksanaan SKTT CPPPK Kemenag Tahun 2024 ini terbagi dalam 4 sesi, yakni sesi 1 mulai pukul 08.00 s.d 09.30 WIB, sesi 2 mulai pukul 10.00 - 11.30 WIB, sesi 3 mulai pukul 13.00 s.d 14.30 WIB dan sesi 4 mulai pukul 15.00 s.d 16.30 WIB. Sementara pada Tilok Aula PLHUT Kankemenag Rokan Hilir dilaksanakan dalam 3 sesi yang terbagi atas, sesi 1 sebanyak 50 peserta, sesi 2 50 peserta dan sesi 3 sebanyak 24 peserta. Ujian dilaksanakan dengan sistem CAT (Computer Arsitek Test) dimana seluruh peserta diharuskan untuk membawa perangkat seperti laptop dan telah dilengkapi dengan paket data. (Humas)Â