0 menit baca 0 %

Sebanyak 34 Penghulu Kemenag Dumai Ikuti Ujian Kompetensi

Ringkasan: Dumai (Kemenag) -- Bertempat di Hotel Sonaview Dumai, Kamis (28/8/25), dilaksanakan Uji Kompetensi (Ukom) Penghulu di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta dengan dua kategori, yakni kenaikan jenjang jabatan dan perpindahan jabatan...

Dumai (Kemenag) --– Bertempat di Hotel Sonaview Dumai, Kamis (28/8/25), dilaksanakan Uji Kompetensi (Ukom) Penghulu di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta dengan dua kategori, yakni kenaikan jenjang jabatan dan perpindahan jabatan ke fungsional Penghulu. 

Acara resmi dibuka oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, H. Cecep Khairul Anwar, didampingi Kasubdit Kepenghuluan H. Afif Munzir, Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau H. M. Fahri, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai, H. Alfian.

Dalam arahannya, Cecep Khairul Anwar menegaskan bahwa Penghulu memiliki peran dan kedudukan strategis di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seorang Penghulu dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensi, kualitas diri, serta kemampuan dalam mengikuti perkembangan regulasi terbaru.

“Penghulu bukan hanya sekadar pencatat pernikahan, tetapi juga tokoh yang membimbing masyarakat dalam membangun keluarga sakinah. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi adalah sebuah keharusan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau, Dr. H. M. Fahri, menambahkan bahwa pelaksanaan Ukom ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan penghulu.

“Uji kompetensi ini menjadi instrumen penting dalam mengukur profesionalitas dan kemampuan penghulu. Harapannya, melalui kegiatan ini lahir penghulu-penghulu yang lebih unggul, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ukom ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Agustus 2025. Materi yang diujikan meliputi manajerial, sosiokultural, dan teknis kepenghuluan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara. Untuk ujian CAT, baik sosiokultural maupun teknis, dilaksanakan secara online dengan soal yang langsung terintegrasi dari Biro SDM dan Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan para Penghulu yang lebih kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.