Kampar (Kemenag) – Proses pelaksanaan Haji Tahun
2025 / 1446 H telah didepan mata, hal-hal yang dianggap perlu pun telah berangsur-angsur
dilaksanakan. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Zulfaimar dalam amanat
apel pagi kali ini Kamis (19/9/2024) menyatakan hal tersebut di Ruang Terbuka
Kantor Kemenag Kampar.
Ia juga menambahkan bahwa untuk porsi Haji Tahun 2025,
Kabupaten Kampar mendapatkan kuota sebanyak 625 calon jamaah. Jumlah ini
menurun dibanding tahun sebelumnya yakni 790 jamaah. Hal ini berkaitan dengan sistem
perhitungan kuota provinsi yang tentu akan mengalami perubahan-perubahan tiap
tahunnya sesuai dengan regulasi terbaru baik itu dari pihak Pemerintah
Indonesia maupun pihak Pemerintah Arab Saudi.
“Meskipun jumlah kuota untuk Kampar tahun ini menurun
dari tahun lalu, namun pelayanan terhadap para calon jamaah akan terus kita
tingkatkan. Kita juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi
Pekanbaru perihal pembuatan passport yang akan dimulai pada Oktober nanti”
jelas Zulfaimar.
Setelah Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas melakukan
pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah beberapa
hari lalu, bulan Oktober nanti juga rencananya akan dirampungkan seluruh
kontrak untuk keperluan jamaah haji Indonesia 2025 seperti konsumsi, transportasi,
penginapan, dan seluruh layanan yang dibutuhkan jamaah nantinya.
“Di tingkat Kantor Kemenag Kabupaten, persiapan
lainnya juga sudah mulai dilakukan seperti manasik-manasik haji mandiri di
kecamatan. Informasi terbaru, Kecamatan Koto Kampar Hulu sudah melaksanakan
manasik haji mandiri tersebut dan akan disusul oleh kecamatan-kecamatan
lainnya,” info Zulfaimar.
Sebagai penutup, Zulfaimar juga menginformasikan bahwa
proses lanjutan dari penyelenggaraan Haji 2025 tersebut yaitu perekaman biometrik.
Setelah proses pembuatan passport calon jamaah haji sudah ada yang selesai,
maka perekaman biometrik yang cukup memakan waktu akan segera dilaksanakan.
(Cicy/Fatmi/Agus)