0 menit baca 0 %

Sebelum Jam Pertama Dimulai, MTs LKMD Kasikan Hidupkan Suasana dengan Al-Qur’an

Ringkasan: Kampar (Kemenag), Jum at, (25/07/2025) Setiap pagi sebelum bel tanda pelajaran pertama berbunyi, suasana di lingkungan MTs LKMD Kasikan dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur an yang mengalun merdu dari setiap kelas. Ini adalah bagian dari program pembiasaan membaca Al-Qur an yang telah menjadi budaya h...

Kampar (Kemenag), Jum’at, (25/07/2025) — Setiap pagi sebelum bel tanda pelajaran pertama berbunyi, suasana di lingkungan MTs LKMD Kasikan dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mengalun merdu dari setiap kelas. Ini adalah bagian dari program pembiasaan membaca Al-Qur’an yang telah menjadi budaya harian di madrasah ini.

Kegiatan mulia ini tidak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga melibatkan seluruh guru, khususnya guru yang mengajar pada jam pertama, yang secara langsung membimbing dan mendampingi murid-murid dalam membaca Al-Qur’an secara tartil, benar, dan khusyuk.

Tak ada suara gaduh, tak ada keraguan. Yang ada hanyalah suasana tenang, syahdu, dan penuh berkah, tempat ilmu dan iman berjalan beriringan. Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari pembentukan karakter Islami, menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan membangun ruh spiritual sebelum memulai aktivitas belajar.

Kepala MTs LKMD Kasikan menyampaikan bahwa pembiasaan ini adalah salah satu langkah nyata dalam menumbuhkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan emosional.

“Al-Qur’an adalah cahaya, dan kami ingin setiap langkah siswa MTs LKMD Kasikan dimulai dengan cahaya itu. Agar ilmu yang dipelajari membawa manfaat dan keberkahan, baik di dunia maupun akhirat,” ungkapnya penuh harap.

Para siswa pun merespons kegiatan ini dengan antusias. Bagi mereka, mengawali hari dengan Al-Qur’an memberi ketenangan dan semangat tersendiri untuk menuntut ilmu. Bahkan, banyak siswa yang termotivasi untuk menghafal ayat-ayat pilihan setiap harinya.

Dengan kegiatan ini, MTs LKMD Kasikan membuktikan bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal angka dan nilai, tetapi juga tentang bagaimana hati dan jiwa dibentuk melalui kebiasaan baik dan kedekatan dengan Al-Qur’an. (MTs LKMD Kasikan/zaipul)

catatan imus:

unsur 5W plus 1 H sudah tercakup dalam paragraf 1 atau dua.