0 menit baca 0 %

Sediakan Buku Bacaan, MAN 1 Rokan Hilir Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Literasi Peserta Didik

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas). Guna meningkatkan literasi guru dan peserta didik, MAN 1 Rokan Hilir menyediakan  buku bacaan yang bersifat literasi dalam bentuk novel atau cerita, pada Senin (20/05/2024). MAN 1 Rokan Hilir mulai laksanakan Budaya Baca (literasi) melalui pojok bacaan yang diikuti oleh seluruh...

Rokan Hilir (Inmas). Guna meningkatkan literasi guru dan peserta didik, MAN 1 Rokan Hilir menyediakan  buku bacaan yang bersifat literasi dalam bentuk novel atau cerita, pada Senin (20/05/2024). MAN 1 Rokan Hilir mulai laksanakan Budaya Baca (literasi) melalui pojok bacaan yang diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada tahun 2022 Indeks pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Indonesia adalah 64,48. Ukuran tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan perpustakaan sebagai saranan belajar sepanjang hayat. Namun demikian UNESCO menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah, dengan hanya 0,001% orang yang rajin membaca. Maka untuk mendukung program pemerintah dalam hal meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, MAN 1 Rokan Hilir menyediakan buku bacaan . 

Hj. Maspura, S.Pd selaku Kepala Madrasah mengatakan penyediaan buku bacaan ini merupakan salah satu program MAN 1 Rokan Hilir untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, dengan adanya buku tersebut guru mapel Bahasa Indonesia bisa menggunakan buku tersebut sebagai media pembelajaran yang berkaitan dengan materi yang diajarkan.

"Alhamdullillah pada tanggal 20 mei 2024 bertepatan dengan hari kebangkitan nasional, MAN 1 Rokan Hilir sudah menerima buku bacaan yang telah diprogramkan dalam meningkatkan literasi peserta didik" ucap Maspura. 

Dengan adanya buku bacaan baru ini, Maspura berharap kemampuan literasi peserta didik MAN 1 Rokan Hilir dapat meningkat dan juga bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat Indonesia. Disisi lain buku bacaan tersebut juga dapat menjadi sumber ilmu yang baru bagi peserta didik (Suhendra/Humas).