Sekda Kab. Pelalawan Lepas Keberangkatan Jch Kloter 8 BTH
Ringkasan:
Batam, 30/10 (Humas) Kelompok terbang (kloter) 8 BTH yang terdiri dari jch kabupaten pelalawan dan Indragiri Hlir telah dlepas keberangkatannya oleh Bupati Pelalawan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Bapak H. Marwan Ibrahim di aula keberangkatan asrama haji Batam 30 Oktober 20...
Batam, 30/10 (Humas) Kelompok terbang (kloter) 8 BTH yang terdiri dari jch kabupaten pelalawan dan Indragiri Hlir telah dlepas keberangkatannya oleh Bupati Pelalawan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Bapak H. Marwan Ibrahim di aula keberangkatan asrama haji Batam 30 Oktober 2009 sekira pukul 06.30 wib yang dihadiri oleh Kakanwil Dep. Agama Prov. Kepri, Ketua DPRD Kab. Pelalawan, Kakandepag Kab. Pelalawan, Kakandepag Kab. Indragiri Hilir dan para undangan lainnya.
Kepala Bidang Penyelenggara Hazawa Kanwil Dep. Agama Provinsi Riau Drs.H.A.Jalaluddin saat dikonfirmasi via telepon mengatakan kloter 8 BTH yang akan berangkat menuju bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Medinah berjumlah 446 jch yakni jch Kab. Pelalawan sebanyak 232 jch dan Indragiri Hilir 209 jch dan petugas berjumlah 5 orang.
Adapun jch yang berangkat pada kloter 8 BTH seharusnya berangkat 449 jch, terdapat tiga jch yang ditunda keberangkatannya, satu jch tidak masuk ke asrama haji Batam karena sakit didaerah atas nama Sarimun bin Kartosari. Sedangkan tiga orang jch yang tidak diberangkatkan, tiga diantaranya dalam keadaan sakit dan satu orang jamaah pendamping, yakni yaco bin Mario Bacok, Asnah binti tegatandra, Mapuji pendamping dari ibu asnah dan Burhan Amir bin M Nur mutasi dari kloter 7BTH juga ditunda keberangkatannya dikarenakan sakit.
Lebih lanjut H. H.A.Jalaluddin mennyebutkan jch tertua atas nama Kasmin bin Parto Rahmat berumur 88 tahun dan yang termuda bernama Jatni Azna binti Arzan Nor berumur 19 tahun. Jch kloter 8 BTH akan diberangkatkan ke Medinah pada pukul 10.00 wib diperkirakan akan tiba pukul 15.05 WAS, sedangkan pemondokan jch kloter 8 BTH berada di pemondokan jarwal dan utaibah.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan dalam sambutannya berpesan kepada seluruh jch untuk menjaga kekompakan dan menjaga kesehatannya. Jch hendaknya mengutamakan ibadah wajib daripada yang sunnah, sebab saat berada disana tenaga jch akan banyak terkuras. Kami yang ditinggalkan senantiasa berdoa semoga seluruh jch kembali dalam keadaan yang utuh. Kepada jch yang sakit Sekda mengajak jch untuk mendoakan kesehatannya semoga lekas sembuh sehingga dapat segera berangkat menunaikan ibadah haji. (nik)