0 menit baca 0 %

Sekjen Kemenag RI : Sudah Saatnya Kemenag Berprestasi

Ringkasan: Pekanbaru ( Inmas) - Tepat pukul 13.00 WIB Sabtu (19/12) di Hotel Dyan Graha Pekanbaru, Sekjen Kemenag RI memberikan arahan sekaligus pembinaan pada kegiatan Sosialisasi Aplikasi dan ADIK, Evaluasi Kegiatan dan Anggaran T.A 2015. Kegiatan ini dihadiri oleh Kakanwil kemenag Riau, Kabag TU, para Kabid...

Pekanbaru ( Inmas) - Tepat pukul 13.00 WIB Sabtu (19/12) di Hotel Dyan Graha Pekanbaru, Sekjen Kemenag RI memberikan arahan sekaligus pembinaan pada kegiatan Sosialisasi Aplikasi dan ADIK, Evaluasi Kegiatan dan Anggaran T.A 2015. Kegiatan ini dihadiri oleh Kakanwil kemenag Riau, Kabag TU, para Kabid, jajaran Kankemenag se- Provinsi Riau, serta seluruh satker di lingkungan Kanwil kemenag Riau.

Kegiatan ini merupakan agenda utama dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Riau. Guna sebagai salah satu bagian penting dalam upaya mendorong peningkatan kinerja serta pemantapan langkah menuju reformasi birokrasi, sebagai persyaratan utama dalam penyelenggaraan tata Pemerintahan yang baik, efektif dan efisien khususnya di lingkungan Kanwil kemenag. Dikatakannya bahwa saat ini kita berada di era dimana prestasi sudah menjadi idola banyak orang, baik yang sifatnya perorangan atau organisasi. Tidak mudah untuk meraih prestasi ditengah kondisi semua orang berkompetisi untuk memperoleh prestasi “Need for Acheevment”. Dan semoga prestasi yang sudah diraih oleh Kanwil Kemenag Riau semakin baik dan bisa mengukir prestasi- prestasi lainnya di masa datang. “ Memang sudah saatnya kita berprestasi”, ujarnya. Kemenag saat ini sudah mendapatkan sejumlah prestasi, bahkan baru-baru ini Kemenag kembali menerima pretasi Penilaian Wajar Tanpa Kecuali dari BPK. “Tidak bisa kita abaikan bahwa Penilaian BPK adalah marwah Kemenag, kehormatan Kemenag”, ujarnya lagi.

Kementerian Agama lanjutnya, termasuk sepuluh Kementerian yang menerima langsung DIPA Tahun 2016 dari Presiden, hanya sepuluh Kementerian saja yang menerima DIPA langsung dari presiden. Moment ini tentu menjadi catatan penting sekaligus motivasi bagi kita untuk meningkatkan kinerja dalam berbagai aspek. Sehubungan dengan hal itu menurutnya ada tiga indikator yang menjadi landasan yakni ; Pertama, lembaga atau Kementerian pemerintah yang sudah WTP. Kedua, Kemenag adalah Kementerian yang memiliki anggaran besar dan Ketiga, Konsistensi perencanaan dan Implementasi anggaran. Dengan ketiga kriteria tersebut Kemenag mendapat prestasi ini, terangnya.

Lebih dari itu dikatakannya bahwa kinerja Kemenag hari ini sudah dinilai baik oleh Kemenpan, yang sebelumnya selama empat tahun berturut-turut nilai Lakip kita berada di posisi C, maka untuk tahun ini Alhamdulillah menjadi lebih baik mendapat nilai B. Hal ini penting untuk kita perhatikan terutama dalam bidang perencanaan, karena perencanaan kita masih memiliki kelemahan disana- sini, artinya masih perlu sentuhan-sentuhan yang lebih maksimal. Dan ini adalah PR dan tanggung jawab kita kedepan.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama beliau mengatakan bahwa Kemenag juga mendapat predikat kedua terbaik dengan kriteria Kementerian terbaik dalam pengelolaan aset. Dibuktikan dengan semakin majunya aset Kemenag dari tahun ke tahun. Sekitar 40 trilliun aset Kemenag yang tersebar diseluruh Indonesia, meskipun tak bisa dipungkiri masih ada sebanyak 936 aset kita yang belum maksimal pengelolaannya.

Oleh karenanya Sekjen menghimbau kepada seluruh Kakanwil agar segera melakukan invetarisasi yang memadai terhadap aset-aset Kemenag yang ada. Karena Kemenag sudah berkomitmen bahwa Tahun 2019 mendatang seluruh aset yang belum jelas statusnya segera di perjelas.

“ Lakukan pemetaan, perencanaan, serta siapkan anggaran untuk mengelola aset Kemenag ini”, tandasnya. “Lakukan kerjasama, soliditas dan jaga kebersamaan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa seperti yang tertuang dalam lima visi Kementerian Agama serta lima budaya kerja Kemenag yang dicanangkan Menag kita”, tandasnya lagi.(vera)