Jakarta (Kemenag)- Sekretaris Jenderal
Kementerian Agama Nizar hari ini melantik dan mengambil sumpah 109
Pejabat Fungsional Tertentu Pranata Humas se Indonesia, termasuk dua orang dari Kanwi
Kemenag Provinsi Riau Musdalifah S Sos dan Nurhasanah S HI, Senin (10/05)
secara daring dan luring dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Selain pranata humas, Sekjen juga melantik 5 orang Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur dan 5 Arsiparis. Hadir sebagai saksi, Kepala Biro Umum yang juga Plt. Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Yayat Supriyadi dan Kepala Biro Perencanaan merangkap Plt. Kepala Biro Kepegawaian Ali Rokhmad.
“Penetapan dan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan para pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Agama ini merupakan pengangkatan melalui penyesuaian atau inpassing,” ujar Sekjen.
Sekjen mengatakan, kepada para ASN yang diambil sumpahnya dan dilantik, harus memahami bahwa jabatan tersebut sangat penting dan strategis dalam Kementerian Agama. “Jabatan fungsional adalah jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu,” katanya.
Menurutnya, pengangkatan jabatan fungsional bertujuan sebagai sarana pengembangan profesionalisme dan pembinaan karir ASN. Karenanya, lanjut Sekjen, untuk mencapai tujuan pembangunan, dibutuhkan adanya pengangkatan pejabat fungsional yang perlu dibina dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan sistem karir dan sistem prestasi kerja demi menciptakan organisasi pemerintah yang kaya fungsi.
“Setelah pelantikan ini, saudara diharapkan menjakankan tugas sebagaimana fungsi-fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu sebagaimana yang diatur dalam peraturan yang berlaku,” tandasnya.
“Mari kita lanjutkan bekerja secara pasti dan bersih, laporkan setiap aktivitas kerja dan kinerja Saudara secara berjenjang kepada pimpinan. Buktikan bahwa Kemenag memiliki integritas yang tinggi, team work yang solid untuk terus bekerja keras mengukir prestasi di negeri ini secara profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif,” pesannya. (kemenag.go.id)