Kampar (Kemenag) – Plt.Kepala Seksi
Pendidikan Agama Islam Kemenag Kampar, Masnur, membuka secara langsung kegiatan
sinkronisasi Juknis TPG Tahun 2025 kepada Pengawas PAI Kab.Kampar dan Pengurus
Inti AGPAI (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam) Kab.Kampar. Kegiatan ini
dilaksanakan di Aula Mini Kantor Kemenag Kampar pada Selasa (15/4/2025). Dengan
didampingi Ketua Pengawas PAI Kampar Uswati dan Operator EMIS dan SIAGA
Kabupaten Kampar Zaipullahi Tani, acara dibuka pada pagi pukul 09.00 WIB.
Dalam sambutannya Masnur menyampaikan beberapa poin dan strategi untuk guru-guru PAI di Kabupaten Kampar dalam rangka menjalankan tugas tetap sesuai dengan aturan yang berlaku dan juga tetap berpedoman pada juknis yang ditetapkan mengenai prosedur penyaluran tunjangan profesi guru dan pengawas sesuai dengan Petunjuk Teknis TPG PAI No.697 Tahun 2025.
“Kakan Kemenag Kampar telah menyatakan siap untuk mendampingi AGPAI Kampar untuk melakukan audiensi dengan bupati kampar. Hal ini agar muatan lokal pada sekolah umum adalah mata pelajaran agama sehingga guru dapat menambah jam pelajaran agama untuk memenuhi jam mengajar sesuai juknis Pencairan TPG. Disamping itu, usaha tersebut juga dapat menunjang program keagamaan di Kabupaten Kampar. Selain itu, menggandeng TBQ (Tuntas Baca Al-Qur'an) untuk tambahan jam mengajar juga sudah diterima system aplikasi SIAGA meskipun tidak banyak. TBQ merupakan program baru dari Dirjen Pendis dalam rangka menjadikan siswa siswi di sekolah umum dapat dengan lancar membaca Alquran. Hal ini juga sesuai dan berkenaan dengan tagline dan visi misi Kemenag Kampar untuk mewujudkan Kampar Negeri Santri, karena turut menjadi penopang dan isian instrument dari tagline tersebut,” jelas Masnur.
Juknis TPG Guru PAI tahun 2025 (Kepdirjen Pendis No. 697 Tahun 2025) mengatur petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi bagi guru dan pengawas PAI. Juknis ini mencakup kriteria penerima, prosedur administrasi, dan kewajiban tambahan bagi guru penerima tunjangan. Penyaluran TPG akan didasarkan pada kinerja guru dan bertujuan untuk memotivasi peningkatan profesionalisme dan kualitas pengajaran.
(Cicy/Fatmi)