0 menit baca 0 %

SEKSI PAIS PEMBINAAN PENGISIAN DATA EMIS PENDIS GPAI

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Sehubungan dengan masih banyak Guru PAI yang belum mengisi Data EMIS (Education Management Information System) dan terjadinya kendala saat pengisian dalam aplikasi EMIS Pendis GPAI, maka pada Senin 19 Oktober 2020 Kepala Seksi PAIS Kankemenag Kab.

Indragiri Hulu, (Inmas). Sehubungan dengan masih banyak Guru PAI yang belum mengisi Data EMIS (Education Management Information System) dan terjadinya kendala saat pengisian dalam aplikasi EMIS Pendis GPAI, maka pada Senin 19 Oktober 2020 Kepala Seksi PAIS Kankemenag Kab. Inhu, H. Rajuki Ridwan, MA (urut dua dari sisi kiri) bersama staf Zakaria Ginting, S.Th.I dan Salmiyah Rum, M.Pd.I melaksanakan pembinaan terhadap GPAI wilayah kerja Kecamatan Pasir Penyu dan Kecamatan Lirik, pelaksanaan di Aula Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Lirik.
Hadir dalam acara tersebut Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Lirik serta Pengawas PAI Kankemenag Kab. Inhu, H. Kadam, M.Pd.I.
Perkembangan teknologi informasi memiliki kecenderungan mempengaruhi semua aspek termasuk Dirjen Pendis Kemenag RI yang juga terus mengikuti perkembangan tersebut yaitu dengan mengembangkan aplikasi untuk menunjang dalam pengelolaan data, ujar Kasi PAIS Kankemenag Kab. Inhu dalam sambutan/arahannya.
Di Era digital saat ini terus dilakukan pengembangan aplikasi, untuk itu diharapkan GPAI agar mampu menguasasi Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK).
Perlu diketahui bahwasanya EMIS merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memudahkan penginputan data sekolah, pondok pesantren dan pendidikan tinggi Islam.
Dengan adanya sistem yang dikembangkan tersebut, sekolah atau madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama menjadi lebih mudah di dalam melaporkan perkembangan sekolah/madrasahnya. Selama ini, sistem yang lama cukup merepotkan khususnya untuk mengetahui perkembangan terakhir dan data terkini yang ada di madrasah-madrasah seluruh indonesia., ujar H. Rajuki Ridwan.
Dikatakan oleh Salmiyah Rum, M.Pd.I, bahwasanya sehubungan masih di masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) maka pembinaan dilakukan secara bergelombang mulai dari 19 s.d 26 Oktober 2020 dengan maksud untuk menghindari kerumunan orang dalam jumlah yang banyak.(tulang)