Bangkinang Kota ( Kemenag )--Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar menyampaikan rencana peluncuran tiga program unggulan yang akan dilaksanakan pada Ahad, 10 Agustus 2025 mendatang. Informasi ini disampaikan langsung saat apel pagi di halaman kantor Kemenag Kampar, Senin (4/8).
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi PD Pontren H. Maswir, MA memaparkan bahwa ketiga program ini dirancang untuk memperkuat peran pondok pesantren dan lembaga keagamaan dalam membina generasi muda yang religius, ramah, dan siap bersaing di masa depan.
1. Program Didikan Subuh
Program pertama yang akan dilaunching adalah Didikan Subuh, sebuah gerakan pembinaan spiritual bagi santri dan pelajar di waktu subuh. Kegiatan ini akan melibatkan lembaga pesantren, madrasah diniyah, serta masyarakat sekitar sebagai bagian dari penguatan akhlak, kedisiplinan, dan kebersamaan sejak dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi rutinitas yang membudaya dan berdampak luas dalam pembentukan karakter Islami.
2. Pesantren Ramah Anak
Program kedua adalah Pesantren Ramah Anak, yang mengedepankan lingkungan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan (bullying). Disampaikan bahwa konsep ini sejalan dengan nilai-nilai yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Salah satu kisah inspiratif yang diangkat adalah saat Nabi Muhammad tidak memarahi anak kecil yang kencing di pakaiannya, tetapi justru menegur orang dewasa yang bertindak kasar terhadap anak tersebut. Semangat kasih sayang dan kelembutan inilah yang menjadi dasar terbentuknya pesantren ramah anak.
3. Forsadin Tingkat Provinsi dan Nasional
Program strategis ketiga adalah pembentukan dan penguatan Forum Santri Diniyah (Forsadin). Tingkat provinsi akan dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi, sementara perhelatan tingkat nasional dijadwalkan berlangsung di Kota Solo, Jawa Tengah. Forsadin menjadi wadah silaturahmi, kreativitas, dan pengembangan bakat santri diniyah dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan hingga sosial-kemasyarakatan.
Dengan peluncuran tiga program ini, Seksi PD Pontren Kemenag Kampar berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang progresif, ramah anak, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Apel pagi ditutup dengan ajakan untuk seluruh ASN dan pemangku kepentingan pendidikan keagamaan di Kampar agar turut serta mendukung suksesnya pelaksanaan program-program tersebut ( Fatmi/Cicy/Zaipul )