0 menit baca 0 %

Seksi Pendis Kemenag Dumai Gelar Raker Program Strategis Pendidikan Madrasah

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) mengelar Rapat Kerja (Raker) pada Seksi Pendidikan Islam dengan Kepala Madrasah se-Kota Dumai. Kamis, 03 Februari 2022 sekira pukul 09.00 WIB s.d selesai.Kegiatan Raker dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian A...

Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) mengelar Rapat Kerja (Raker) pada Seksi Pendidikan Islam dengan Kepala Madrasah se-Kota Dumai. Kamis, 03 Februari 2022 sekira pukul 09.00 WIB s.d selesai.

Kegiatan Raker dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai dalam hal ini diwakili langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. Sarifuddin didampingi oleh Ketua Pokjawas Drs. H. Ismail Abas, MA dan dua orang staf Seksi Pendidikan Islam (Pendis) yang ditunjuk Nurasiah Fitriana Pohan, S.Ag serta Armi Susanti, S.Ip.

Sarifuddin menjelaskan bahwa Raker gabungan seluruh Kepala Madrasah ini bertujuan menyatukan kesamaan program pendidikan menjelang tahun ajaran baru yang akan datang.

Dalam pertemuan ini Kasi Pendis Drs. Sarifuddin menyambut hangat kedatangan para pengawas madrasah yang telah meluangkan waktu untuk datang hadir membahas program-program strategis pendidikan madrasah di Kota Dumai ini dalam satu tahun kedepan.

Dalam hal tersebut Sarifuddin juga menyampaikan bahwa dari Seksi Pendidikan Islam sangat mendukung penuh dan akan terus membangun sinergitas yang baik dengan pengawas madrasah dan semua stakeholder untuk terus meningkatkan pendidikan madrasah juga terus memberikan pelayanan prima kepada madrasah.

Kegiatan rapat tersebut juga turut dihadiri oleh para Pengawas dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Yurhalin dan Drs. A. Bakar, MA bertempat di Aula Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kota Dumai.

Kegiatan tetap tegakkan protokol kesehatan supaya guna mencegah penyebaran Covid-19. (Arief)