0 menit baca 0 %

Seksi Penmad Gelar Rapat Persiapan Pendampingan Sinkronisasi PDUM dan EMIS

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menggelar rapat persiapan pendampingan sinkronisasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) dan Education Management Information System (EMIS).

Rokan Hilir (Kemenag) Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menggelar rapat persiapan pendampingan sinkronisasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) dan Education Management Information System (EMIS). di Aula Kantor, Kamis, (5/12/2024). Kegiatan ini diikuti oleh Kasi Penmad beserta staf, Ketua KKM dan KKRA se- Kabupaten Rokan Hilir.

Rapat dibuka oleh Pelaksana tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Khairul dalam arahannya menekankan pentingnya dilakukan rapat persiapan ini untuk menyamakan persepsi, memastikan kesiapan, menyusun strategi dalam menghadapi kegiatan inti nantinya serta memberikan informasi terkait lainnya.

Khairul juga menyampaikan perlunya up date dan kebenaran data peserta didik, menurutnya hal ini penting untuk menjadi perhatian buat bersama agar tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan. Khairul berharap seluruh yang hadir dalam rapat tersebut bisa saling berkoordinasi, diskusi dan berkomunikasi.

Selanjutnya rapat dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Penmad, M. Syafri Johan menyampaikan bahwasanya ijazah siswa nantinya akan dicetak melalui PDUM. Ia meminta agar data seluruh siswa dipastikan benar sesuai data yang ada sebelumnya jangan sampai ada huruf yang tertinggal dan tidak sama, dan apabila seandainya nama siswa itu pakai titik juga jangan sampai ketinggalan. "Mohon dicek dengan teliti jangan sampai ada yang salah karena jika terjadi kesalahan itu akan repot," ujarnya.

Seterusnya, Johan juga meminta agar memastikan jumlah siswa sesuai dengan yang sebenarnya tidak ada perbedaan dengan EMIS. "Jadi siswa di EMIS harus sesuai dengan yang sebenarnya," ujarnya.

Lebih lanjut Johan meminta siswa yang masuk PDUM adalah siswa yang aktif dan memastikan kurikulum sinkronisasi. "Mohon dipastikan kurikulum apa yang dipakai dan disamakan denan PDUM dan EMIS," ujarnya

"Jadi mengenai hal ini, karena bersifat urgen jangan sampai ada kesalahan data, lakukan penginputan data secara benar dan sebenarnya. Menindaklanjuti ini akan ada tim dari Kanwil Kemenag akan memonitoring madrasah, dan diharapkan kepada seluruh operator madrasah hadir untuk merumuskan masalah ini," 

"Sebelum madrasah kita dijumpai ada kesalahan, kita mulai dari sekarang untuk penyesuaian data EMIS dan PDUM agar sinkronisasi, kepada kita yang hadir agar menginformasikan kepada operator di madrasah untuk memperbaiki dan men sinkronisasikan data EMIS dan PDUM," lanjut Johan.

Johan juga menegaskan, operator madrasah wajib datang dalam kegiatan pendampingan yang akan dilaksanakan tanggal 13-14 Desember 2024 mendatang di MTs Negeri 1 Rokan Hilir. "Seluruh operator harus mengikuti kegiatan ini nantinya, jika tidak mengikuti dan apabila terjadi kesalahan kami tidak akan bertanggung jawab," ujarnya. (Humas)