Rokan Hilir (inmas)- Senin, 22 Februari
2021 kemarin di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan
pembukaan Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) yang diselenggarakan
Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang.
Pada hari yang sama PDWK dilaksanakan
di dua tempat terpisah. Pertama dilaksanakan di Aula lantai 2 Kantor Kemenag Rohil
yaitu Pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah yang di panitia Seksi Pendidikan
Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) dan kedua di di MI Usmaniyah Bagan Batu Kec. Bagan
Sinembah yaitu Pelatihan pembelajaran tematik MI yang digawangi Seksi Pendidikan
Madrasah (Penmad).
PDWK yang dilaksanakan Balai
Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Padang ini berlangsung selama sepekan, sejak
tanggal 22 hingga 27 Februari mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia dari
BDK Padang Aprianto saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan di MI Ismaniyah
Bagan Batu.
“Program PDWK kali ini sebagai
solusi mempermudah kegiatan bagi bagi para guru. Setelah PDWK dilaksanakan,
akan ditindaklanjuti dengan monitoring dan evaluasi (monev), artinya rencana
tindak lanjut PDWK setelah para guru yang mengikuti Diklat ini
melaksanakan tugas di madrasah masing-masing. Apakah hasilnya terealisasi atau
masih perlu ditindaklanjuti,” katanya.
Lebih lanjut Aprianto menjelaskan,
bahwa selama pelaksanaan kegiatan diklat ini, peserta tidak disediakan
penginapan, akan tetapi para peserta berangkat dari rumah atau tempat tugasnya
masing-masing.
Selain peserta bisa mengikuti pelatihan,
juga masih bisa melaksanakan tugas rumah tangga untuk kepentingan keluarga.
“Sehubungan dengan pelaksanaan PDWK ini, kami sudah memberitahukan pihak Kankemenag Rohil melalui surat resmi beberapa hari yang lalu yang isinya permintaan peserta untuk mengikuti kegiatan diklat ini, juga berbagai persyaratan yang harus dipersiapkan peserta, termasuk himbauan penerapan protokol kesehatan covid-19”, ujarnya.
Tambah Aprianto, peserta yang mengikuti
Diklat berjumlah 60 orang, di Bagan Batu 30 orang dan di Kantor Kemenag juga 30
orang sesuai dengan quota yang telah ditentukan.
Mengakhiri sambutannya Ketua panitia berpesan kepada para peserta Diklat agar dapat mengikuti acara ini dengan
sungguh-sungguh demi peningkatan kualitas guru-guru MI.
<!--StartFragment--> <!--EndFragment-->
“ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya
agar kualitas bapak/ibu guru MI meningkat dan dapat mencetak murid-murid yang berprestasi,”
pungkasnya. (Nsh)