Kampar ( Kemenag )--- Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, telah berpulang ke Rahmatullah Surnadi Asrianto, S.Pd.I., M.Pd.I, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 9 Kampar, pada Ahad (21/9) pukul 18.23 WIB di Klinik Harry Barma, Pasar Kampa.
Kepergian almarhum yang dikenal ramah, bijak, dan berdedikasi tinggi di dunia pendidikan madrasah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta seluruh civitas akademika MTsN 9 Kampar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H. Fuadi Ahmad, SH.MAB menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
“Keluarga besar Kemenag Kampar sangat kehilangan sosok pendidik yang penuh dedikasi seperti beliau. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melipatgandakan amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.
Almarhum selama ini dikenal tidak hanya sebagai pemimpin madrasah, tetapi juga sebagai pembimbing dan sahabat bagi guru serta peserta didik. Kepemimpinan beliau telah membawa MTsN 9 Kampar terus berkembang dalam bidang akademik maupun kegiatan keagamaan.
Di balik kiprahnya di dunia pendidikan, almarhum meninggalkan seorang istri tercinta Nurlia dan tiga orang putra yaitu : Azka Al Hadi umur 15 tahun, M.Aesa Al Hadi umur 8 thn,.M.Athaar Al Hadi umur 5 tahun.yang menjadi penerus doa serta amal kebaikannya. Bagi keluarga, beliau bukan hanya seorang ayah, tetapi juga teladan yang senantiasa menanamkan nilai keikhlasan, kerja keras, dan semangat beribadah.
Doa dan harapan mengalir dari berbagai pihak agar amal jariyah beliau terus menjadi cahaya dan keberkahan.
“InsyaAllah ilmu, kebaikan, dan pengabdian beliau akan terus menjadi amal yang tidak terputus, menjadi teladan bagi kami semua yang ditinggalkan,” ucap salah seorang rekan guru di MTsN 9 Kampar.
Kepergian Surnadi Asrianto menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan madrasah di Kampar. Namun jejak pengabdian dan dedikasinya akan selalu dikenang serta menginspirasi generasi berikutnya.
Kontributor : Fatmi /Zaipullah