0 menit baca 0 %

Selamatkan Santri dari Buta Aksara Al-Qur’an, Penyuluh Singingi Hilir Konsisten Turun ke Madrasah

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Kuantan Singingi, Selasa (18/11/2025) Dalam upaya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur an di kalangan pelajar madrasah, Mahyu Budiman, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan secara rutin dan be...

Kemenag (Kuansing)Kuantan Singingi, Selasa (18/11/2025) —Dalam upaya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kalangan pelajar madrasah, Mahyu Budiman, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan secara rutin dan berkelanjutan kepada santri MTs Miftahul Khairiyah Desa Koto Baru.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari program pembinaan “Selamatkan Santri Madrasah dari Buta Aksara Al-Qur’an”, yang dilaksanakan melalui kelompok baca Iqro. Para santri mendapatkan bimbingan intensif dalam melafalkan huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj, serta meningkatkan kelancaran membaca sesuai kaidah tajwid dasar.

Mahyu Budiman menyampaikan bahwa pembinaan baca Iqro ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pendidikan dasar Qur’ani, tetapi juga sebagai bentuk komitmen KUA dalam memperkuat karakter dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa santri madrasah harus mendapat perhatian khusus agar tidak ada lagi pelajar yang kesulitan membaca kitab suci.

Para guru dan pihak madrasah menyambut baik kehadiran penyuluh agama, serta mengapresiasi konsistensi Mahyu Budiman dalam mendampingi para santri. Program ini dinilai sangat membantu khususnya bagi siswa yang masih berada pada tahap awal pembelajaran Al-Qur’an.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diakhiri dengan motivasi kepada para santri agar tidak ragu berlatih setiap hari, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.(MB)