0 menit baca 0 %

Selaras dengan Asta Cita Presiden, Kemenag Percepat Transformasi Digital Layanan Publik

Ringkasan: Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama, Senin (17/11/25) melakukan Launching Program Mora One Stop Service (MOSS) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama. Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi bersama Ka.

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama, Senin (17/11/25) melakukan Launching Program Mora One Stop Service (MOSS) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama. Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi bersama Ka. Kanwil Lainnya dan pejabat eselon I dan II Kementerian Agama. Kegiatan ini dibuka langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Dalam sambutannya Menteri Agama menegaskan bahwa kegiatan yang dibuka hari ini merupakan bagian dari Asta Protas Kementerian Agama, khususnya prioritas Digitalisasi Tata Kelola, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama Astacita 7: Memperkuat Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi.

“Digitalisasi adalah kunci reformasi birokrasi. Dengan mempermudah akses layanan publik, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, sederhana, dan terintegrasi,” ujar Menteri Agama.

Menag juga menjelaskan bahwa langkah awal digitalisasi dimulai dengan integrasi dan penyederhanaan berbagai aplikasi layanan, termasuk sistem informasi di PTSP pada seluruh satuan kerja Kementerian Agama.

“Karena itu kita hadirkan Mora One Stop Service (MOSS), satu aplikasi yang memuat seluruh layanan PTSP Kementerian Agama. Masyarakat cukup membuka satu aplikasi dan memilih layanan yang dibutuhkan tanpa harus berganti platform, yakni aplikasi PUSAKA super apss” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Agama dalam mewujudkan digitalisasi tata kelola.

“Kami di Kanwil Kemenag Riau siap mengimplementasikan kebijakan digitalisasi ini secara optimal. MOSS akan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat Riau,” ujar Muliardi.

Beliau menekankan bahwa penguatan PTSP berbasis digital akan memberikan dampak langsung pada kualitas layanan publik.

“Integrasi layanan melalui MOSS akan meminimalkan hambatan birokrasi dan meningkatkan kepuasan masyarakat. Ini adalah langkah besar bagi Kementerian Agama untuk menghadirkan pelayanan modern dan responsif,” tambahnya.

Muliardi juga memastikan bahwa seluruh jajaran di Riau siap mendukung proses integrasi menuju superapps PUSAKA.

“Kami berkomitmen memastikan transformasi digital ini berjalan efektif di seluruh satuan kerja di Provinsi Riau. Dengan kolaborasi dan kesiapan SDM, kami optimis layanan Kementerian Agama akan semakin profesional dan berdampak,” tutupnya.