Pekanbaru (Kemenag) – Hari terakhir kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau 2025 menjadi penentu bagi jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pada Jumat (3/10/2025), sebanyak sembilan peserta dari MTsN 2 Indragiri Hilir memasuki arena ujian di Pondok Pesantren Dar El Hikmah dengan semangat yang membara, membawa harapan besar "Negeri Seribu Parit."
Salah satu peserta, Afdan, mengungkapkan antusiasme yang ia
rasakan, terutama setelah mendapatkan motivasi langsung dari pimpinan tertinggi
Kankemenag Inhil sebelum ujian. Sebagai bagian dari kontingen MTsN 2 yang
notabene merupakan Juara Umum OMI tingkat kabupaten, tekanan dan harapan terasa
besar, namun diubah menjadi energi positif.
"Kami semua, sembilan orang dari MTsN 2, sudah
mempersiapkan diri lama untuk OMI ini. Rasanya sangat bersemangat dan siap
bertanding. Tadi sebelum masuk ruang ujian, Bapak Kepala Kemenag Inhil, H.
Harun, datang langsung dan memberikan arahan serta doa. Itu benar-benar membuat
hati kami tenang dan termotivasi sekali. Pesan beliau tentang pentingnya jujur
dan tawakal selalu kami ingat. Kami akan berusaha keras menjawab semua soal,
dan berharap bisa membuktikan bahwa madrasah Inhil, khususnya MTsN 2, layak menjadi
wakil Riau di OMI tingkat Nasional," ujar Afdan penuh keyakinan.
Afdan dan rekan-rekannya bersaing dalam atmosfer kompetisi
yang ketat, mengaplikasikan ilmu sains yang mereka pelajari sambil
mengedepankan nilai-nilai Islami. Perjuangan mereka di hari terakhir OMI ini
menjadi puncak dari kerja keras selama berbulan-bulan, didukung penuh oleh para
pembimbing, kepala madrasah, dan seluruh jajaran Kemenag Inhil. (Ria)