Kuansing (Kemenag) - 7 Agustus 2025, pukul 07.30 - 08.05 wib, Meski cuaca mendung, semangat para penyuluh agama dari Kecamatan Hulu Kuantan tak pernah surut. Dipimpin oleh Yessi Gusman, tim penyuluh yang terdiri dari Del Fajriati, Wiwit Martaleli, dan Fitri Dewi Muspika melanjutkan program pembinaan Buta Aksara Al-Qur'an di MTs PP Darunnajah, Sungai Alah.
Dalam kegiatan hari ini, sebanyak 6 orang siswa hadir dan mengikuti pembinaan dengan penuh antusias. Fitri Dewi Muspika secara khusus membina 2 (dua) siswa Andra dan Roni, dalam pembelajaran Iqra', tahap awal dalam membaca Al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan bersifat personal dan bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
“Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan untuk membentuk generasi yang melek huruf Al-Qur’an,” ujar FitriÂ
Program ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar, khususnya di sekolah-sekolah tingkat menengah pertama yang berada di daerah Sungai Alah.Â
Kehadiran tim penyuluh agama disambut baik oleh pihak madrasah. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan ini dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak siswa.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, para penyuluh agama tidak hanya mengajarkan huruf-huruf hijaiyah, namun juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Semangat mereka menjadi contoh nyata bahwa dakwah bisa terus berjalan meski dengan segala keterbatasan. (FDM)