Indragiri Hulu (Kemenag) – Suasana ceria mewarnai halaman MAN 1 Indragiri Hulu pada Senin, 4 Agustus 2025, usai pelaksanaan Upacara Bendera. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu, madrasah ini menggelar lomba permainan tradisional dan sastra yang diikuti antusias oleh para siswa-siswi.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi para peserta, panitia menyelenggarakan penyerahan hadiah secara simbolis setelah upacara selesai. Hadiah diserahkan langsung oleh Pembina Upacara, Bapak Deddy, kepada para pemenang lomba.
Kegiatan perlombaan meliputi lomba bakiak, patok lele, serta lomba membaca puisi. Jenis lomba yang dipilih tidak hanya menyenangkan tetapi juga sarat nilai edukatif dan budaya.
"Permainan tradisional seperti bakiak dan patok lele bukan sekadar hiburan, tapi juga melatih kekompakan, ketangkasan, dan kerja sama. Kita ingin anak-anak kembali akrab dengan budaya lokal kita," ungkap Deddy saat menyerahkan hadiah.
Ia juga menambahkan bahwa lomba sastra seperti membaca puisi diadakan untuk membangun kepekaan rasa dan kecintaan siswa terhadap bahasa dan seni.
"Melalui puisi, mereka belajar mengungkapkan perasaan dan memahami nilai-nilai kemanusiaan dengan cara yang indah dan mendalam," tambahnya.
Para siswa tampak antusias menerima hadiah dan semangat untuk terus ikut serta dalam kegiatan positif di lingkungan madrasah.
Salah satu pemenang lomba puisi, Nurul Aisyah dari kelas XI IPA, mengungkapkan rasa senangnya bisa tampil dan mendapatkan penghargaan.
"Saya jadi termotivasi untuk terus menulis dan membaca puisi. Senang rasanya karya saya dihargai," ucapnya sambil tersenyum.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen reflektif dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional, dengan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sendiri dan mempererat kebersamaan antar peserta didik.
(Reski)