0 menit baca 0 %

Semarak Hut ke-80,Kua Cerenti Perintahkan Pegawai Pasang Bendera

Ringkasan: Kuansing (Kemenag)- Senin, (11 Agustus 2025). Cerenti Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Cerenti, Rismandianto, menginstruksikan seluruh pegawai untuk memasang bendera Merah Putih di lingkungan kantor dan rumah masing-...

Kuansing (Kemenag)- Senin, (11 Agustus 2025). Cerenti โ€“ Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Cerenti, Rismandianto, menginstruksikan seluruh pegawai untuk memasang bendera Merah Putih di lingkungan kantor dan rumah masing-masing. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk nyata cinta tanah air dan komitmen menjaga semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Rismandianto menegaskan bahwa pemasangan bendera bukan sekadar formalitas, melainkan wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang memerdekakan bangsa. โ€œBendera Merah Putih adalah simbol persatuan dan kedaulatan negara. Memasangnya di momentum kemerdekaan adalah cara sederhana namun bermakna untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia,โ€ ujarnya.

Selain di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA), Rismandianto juga mendorong para pegawai menjadi teladan di lingkungan tempat tinggal dengan mengajak keluarga dan tetangga untuk melakukan hal serupa. Menurutnya, langkah kecil ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Pemasangan bendera Merah Putih akan dilakukan mulai awal bulan Agustus hingga puncak perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia( HUT RI) ke-80 pada 17 Agustus mendatang.ย  Kantor Urusan Agama (KUA) Cerenti juga berencana menambah umbul-umbul dan dekorasi bernuansa merah putih di halaman kantor sebagai bagian dari penyemarak peringatan kemerdekaan.

Dengan semangat kebersamaan ini, Kantor Urusan Agama (KUA) Cerenti berharap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan, menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, dan menumbuhkan optimisme dalam membangun bangsa ke depan.( Fikri )