0 menit baca 0 %

Semarak HUT RI ke-80 di MAN 2 Kepulauan Meranti: Lomba Permainan Rakyat Kobarkan Semangat Persatuan

Ringkasan: Meranti(Kemenag)-Masih dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kepulauan Meranti menggema dengan semangat persatuan dan kebersamaan. OSIM sebagai organisasi siswa menjadi motor penggerak terselenggaranya berbagai lomba permainan rakyat yan...

Meranti(Kemenag)-Masih dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kepulauan Meranti menggema dengan semangat persatuan dan kebersamaan. OSIM sebagai organisasi siswa menjadi motor penggerak terselenggaranya berbagai lomba permainan rakyat yang digelar pada 19 hingga 22 Agustus. Kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturrahim, menguatkan persatuan, dan meneguhkan makna kemerdekaan di kalangan pelajar.

Dalam lomba yang berlangsung empat hari itu, di awali dengan Jalan Santai Berhadiah pada hari Selasa, 19 Agustus 2025. Berbagai hadiah di berikan pada Acara tersebut. Selanjutnya,  para siswa tampak antusias mengikuti beragam jenis permainan seperti bola kaki tikus, menggiring balon, tiup gelas, tarik tambang, hingga lomba utama menghias taman halaman kelas. Semua kegiatan dilaksanakan secara beregu, menuntut kekompakan, kerja sama, dan strategi. Suasana halaman madrasah dipenuhi warna-warni semangat merah putih, sorak-sorai siswa yang saling menyemangati, serta tawa kebersamaan yang sulit dilupakan.

Khusus lomba menghias taman halaman kelas, tema merah putih dijadikan dasar penilaian. Para siswa bersama wali kelas bahu-membahu menata halaman dengan hiasan bendera, bunga, dan dekorasi bernuansa nasionalis. Penilaian tidak hanya melihat keindahan hasil akhir, tetapi juga proses kebersamaan dan kerja sama yang terjalin di antara siswa dengan gurunya. Juara ditentukan berdasarkan tingkatan kelas, di mana Juara I kelas X dimenangkan oleh kelas X.a, Juara I kelas XI diraih kelas XI IPA.a, dan Juara I kelas XII dimenangkan kelas XII IPA.a.

Puncak acara digelar pada sore hari Jumat, di mana seluruh peserta berkumpul di halaman madrasah untuk mengikuti pembagian hadiah. Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo, memberikan sambutan penuh semangat sebelum menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang. “Lomba ini adalah untuk kebersamaan dalam HUT RI ke-80, ambil semangat untuk mewarisi semangat kebersamaan pejuang dalam mencapai tujuan kemenangan,” ujarnya lantang disambut tepuk tangan meriah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hadiah hanyalah simbol kecil dari perjuangan. “Hadiah yang disediakan ini tak seberapa, namun semangat untuk membela nama kelas menjadi cerminan perjuangan yang patut kita apresiasi. Setelah ini, kita kembali fokus untuk melanjutkan kegiatan belajar kita. Tetap semangat dan kompak berbuat untuk bangsa dan negara, Merdeka!” serunya penuh keyakinan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Kesiswaan, Riawanti, turut mengapresiasi kinerja OSIM yang berhasil mengoordinasikan lomba dengan baik. Ia mengingatkan bahwa pengalaman ini akan menjadi bekal penting bagi siswa di masa depan. “Kelak yang kamu lakukan itu akan bermanfaat dan menjadikan tempaan mental untuk dirimu di masyarakat,” ungkapnya memberi motivasi.

Sorak sorai semakin menggema ketika nama-nama kelas disebutkan sebagai juara di masing-masing cabang lomba oleh Anggun Rizqiyana yang menjadi MC pada acara tersebut.  Dari hasil akumulasi nilai, kelas XI IPA.b dengan wali kelas Trismiwidarti akhirnya diumumkan sebagai juara umum dengan perolehan poin tertinggi. Sontak seluruh siswa kelas itu melompat kegirangan, berpelukan, dan meneriakkan yel-yel kemenangan mereka. “Alhamdulilah, makasih anak-anakku yang bersemangat, tetap kompak ya,” ujar Trismiwidarti dengan wajah penuh bangga.

Muhammad Fatih, salah satu peserta lomba dari kelas XII IPA.b, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman ini. “Kami merasa perjuangan ini bukan sekadar lomba, tetapi benar-benar mengajarkan arti persatuan. Rasanya seperti merasakan semangat gotong royong para pejuang, hanya saja dalam bentuk yang lebih sederhana. Kemenangan ini untuk seluruh teman-teman, bukan hanya kelas kami,” katanya dengan penuh rasa syukur.

Suasana keakraban kian terasa ketika acara ditutup. Para siswa dan wali kelas bercengkerama bersama, menikmati hadiah dan makanan ringan yang disediakan. Wajah-wajah lelah akibat semangat bertanding perlahan berganti dengan senyum bahagia. Mereka sadar, lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi lebih dari itu: menumbuhkan persatuan, mempererat silaturrahim, dan mengukir kenangan indah di momen bersejarah kemerdekaan Indonesia ke-80.

Kegiatan yang diselenggarakan MAN 2 Kepulauan Meranti ini menjadi bukti nyata bahwa nilai perjuangan tidak akan pernah pudar. Melalui permainan rakyat dan lomba sederhana, terselip makna besar yang mengingatkan generasi muda akan pentingnya kebersamaan, persatuan, dan rasa cinta kepada tanah air. Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga diwujudkan dalam kerja sama, kreativitas, dan keceriaan yang membangkitkan jiwa nasionalisme.(HMS-DR)