Kemenag (Kuansing)
Koto Baru, Singingi Hilir – Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir melalui Penyuluh Agama Islam (PAI) Mahyu Budiman, menghadiri dan berpartisipasi dalam rapat persiapan kegiatan “Pekan Maulid” yang digelar di Masjid Besar Istiqomah Desa Koto Baru pada malam Senin, 1 September 2025, usai pelaksanaan salat Isya berjamaah.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai elemen lintas agama dan sektor pendidikan di Koto Baru, di antaranya: Kepala MI, MTs, dan MDTA, para ketua masjid, Ongku Kali, serta ibu-ibu Wirid Yasin. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat ukhuwah, seluruh peserta rapat menyepakati untuk menjadikan kegiatan Maulid kali ini sebagai momentum kebersamaan umat lintas usia dan lintas institusi.
Salah satu hasil penting dari rapat tersebut adalah keputusan untuk melibatkan seluruh sektor pendidikan yang ada di Desa Koto Baru, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Keterlibatan pelajar diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan dan cinta Rasul sejak usia dini, serta mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial keagamaan di lingkungan mereka.
Pawai Maulid: 12 September 2025
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan, akan dilaksanakan Pawai Maulid pada Jumat, 12 September 2025 bertempat di halaman Masjid Besar Istiqomah. Rute pawai dimulai dari belok kanan depan Masjid Al-Hidayah, lurus melewati Ikan Bakar Eve, lalu belok kanan samping Mushalla Rahmad, dan berakhir di halaman Masjid Besar Istiqomah. Pawai akan dimeriahkan dengan hadiah menarik (doorprize) yang akan menanti para peserta di garis finis.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi antarwarga, meningkatkan semangat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan gotong royong di tengah masyarakat yang majemuk.
Harapan PAI Singingi Hilir – Mahyu Budiman
Mahyu Budiman, selaku Penyuluh Agama Islam Singingi Hilir, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi sarana edukatif sekaligus spiritual bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
> "Kegiatan Pekan Maulid ini bukan hanya seremoni, tetapi juga momen membentuk karakter anak-anak kita, menanamkan cinta kepada Rasulullah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan lintas lembaga. Saya berharap ini menjadi agenda tahunan yang terus berkembang," ujarnya.
Harapan Panitia Pekan Maulid
Panitia berharap agar seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, tokoh agama, dan pemuda desa, bisa berpartisipasi aktif dalam semua rangkaian kegiatan. Kerja sama yang solid antarinstansi dan masyarakat menjadi kunci suksesnya acara ini.
> "Kami ingin kegiatan ini terasa manfaatnya, tidak hanya hiburan tapi juga dakwah yang menyenangkan. Semoga semua pihak bersinergi dan menjadikan Maulid ini sebagai perayaan spiritual yang hidup di tengah masyarakat," ungkap salah satu perwakilan panitia.
Harapan Kepala KUA Singingi Hilir – Zulfikar Ali
Kepala KUA Kecamatan Singingi Hilir, Zulfikar Ali, turut memberikan apresiasi atas inisiatif dan antusiasme warga Koto Baru dalam menyambut Maulid Nabi. Ia menegaskan pentingnya peran KUA dalam mendukung kegiatan keagamaan yang inklusif dan melibatkan semua lapisan masyarakat.
> "Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Koto Baru yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan melibatkan lintas sektor, termasuk lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat. Harapan saya, Maulid tahun ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial serta kesadaran beragama di tengah masyarakat," ujarnya.
Kegiatan Pekan Maulid ini menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dan nilai-nilai keagamaan dapat menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan dukungan penuh dari KUA, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Koto Baru tahun ini diharapkan akan menjadi momen yang berkesan dan penuh berkah.(MB)