0 menit baca 0 %

Semarak, MTQ III Kabupaten Kepulauan Meranti

Ringkasan: Kepulauan Meranti (Humas)- Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) III tingkat Kabupaten Meranti Ahad (22/5) di Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang Meranti berlangsung dengan semarak meski diwarnai dengan hujan rintik. MTQ tersebut diikuti oleh 7 Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, yaitu K...
Kepulauan Meranti (Humas)- Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) III tingkat Kabupaten Meranti Ahad (22/5) di Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang Meranti berlangsung dengan semarak meski diwarnai dengan hujan rintik. MTQ tersebut diikuti oleh 7 Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, yaitu Kec Tebing Tinggi, Kec Tebing Tinggi Barat, Kec Rangsang, Kec Rangsang Barat, Kec Merbau, Kec Tebing Tinggi Timur, Kec Pulau Merbau. Serta diramaikan oleh peserta pawai takruf yang mencapai 2500 orang. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SH MM, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Masrul Kasmi M Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs H Jumari, Tokoh Masyarakat H Sofyan Hamzah dan Tarmizi Tohor, Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Ketua MUI, LPTQ Kepulauan Meranti , Wakil Kapolsek Bengkalis, Kepala Badan, Instansi, Dinas, Unsur Muspida Kepulauan Meranti, dan kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan se- Kepulauan Meranti. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Masrul Kasmi M Si, mengatakan, MTQ bukanlah hal baru bagi masyarakat Kepulauan Meranti yang berbudaya melayu dan mayoritas beragama Islam karena event ini dilaksanakan setiap tahun. "Melalui pelaksanaan MTQ ini kita harapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran termasuk mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat bisa menjadi insan yang berperilaku dan berakhlak karimah, hal ini sejalan dengan misi ketujuh pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu meningkatkan pembinaan mental spiritual serta mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah," jelasnya. Menurutnya, misi tersebut ini merupakan penjabaran dari misi Kabupaten termuda di Riau tahun 2011-2016 yang ingin menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai kawasan niaga yang maju dan unggul dalam tatanan masyarakat yang madani. "Masing-masing kita hendaknya berlomba-lomba menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup yang dimulai dari diri pribadi , keluarga, kaum kerabat dan lingkungan masyarakat yang diawali dengan membebaskan keluarga dari buta aksara Al Quran," harapnya. (msd)